Nancy Dinar on March 6th, 2010

Saya masih ingat kunjungan-kunjungan ke rumah nenek saya waktu masih kecil. Saya biasa tidur di kamarnya yang mungil, di tempat tidur yang dialasi seprai berbau harum. Di meja makannya selalu tersedia makan kesukaan saya yang mengundang selera. Nasi yang saya makan dirumah nenek selalu lebih enak dari nasi yang ada di rumah kami. Penampilan nenek [...]

Continue reading about Apakah Kebahagiaan Sejati Itu?

Nancy Dinar on July 11th, 2009

My family was in a hotel room in Semarang to attend our denominational conference when I first heard about Michael Jackson death. For us, it was a special day because we are celebrating my husband birthday too. Right away I intended to write something about what I know or feel about his sudden death, but [...]

Continue reading about Michael Jackson: A Painfully Human

Nancy Dinar on May 23rd, 2009

“Banyak orang yang menderita karena perbuatan saya. Penderitaan yang akan muncul kemudian juga tidak  bisa dibilang. Saya tidak dapat melakukan apa-apa karena tekanan ini. Saya tidak bisa membaca atau menulis. Hidup dan mati bukankah hanyalah dua nature yang berbeda?” Itu adalah sebagian dari pesan singkat yang diltulis oleh bekas presiden Korea Selatan sebelum menemui ajalnya [...]

Continue reading about Roh Moo Hyun : Akhir Tragis Seorang Negarawan