Nancy Dinar on April 18th, 2008

Saya duduk terpaku di depan komputer. Telapak tangan dingin berkeringat, kepala pusing dan dada sesak. Sepanjang hari saya jadi murah marah dan tersinggung bahkan untuk masalah yang sepele. Rasanya kesal dan out of control. Ingin sekali mencari kambing hitam dan melemparkan kesalahan kepadanya. Sayang tidak ada kambing di Korea, lagi pula ‘kesalahan’ yang akan dilemparkan [...]

Continue reading about Jika Tuhan bukan Tuhan

Nancy Dinar on February 29th, 2008

Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mendukung dalam doa untuk kesembuhan ayah saya dan mengharapkan perjalanan saya berhasil. Berkat Tuhan akan dikembalikan kepada Anda semua. Buat Soegianto, David, Yobel dan Kandar, thank’s ya (Mungkin telat baru sekarang bilangnya).
Mulanya kepulangan saya ke kampung halaman hanya untuk alasan keluarga yaitu menjenguk ayah saya yang sedang sakit. Karena begitu overwhelmed [...]

Continue reading about Ministry in My Hometown

Nancy Dinar on January 29th, 2008

Saudara pembaca, untuk 3-4 minggu kedepan saya tidak posting tulisan atau membalas comment. Mendadak saya harus pulang kampung untuk menjenguk ayah saya yang sedang sakit. Please bantu doa ya….?! Perjalanan kali ini cukup panjang karena harus transit di HongKong dan Singapore. Sedikit update ttg perjalanan ada di diary saya Hidupku di Korea.
Sebelumnya saya ingin [...]

Continue reading about Special Message dan Arti Angka 8

Nancy Dinar on January 24th, 2008

Bagian ini adalah sebagian cuplikan diary saya tahun 2007. Sebelum membaca post ini sebaiknya membaca pendahuluanya di My Defined Moments 2007.

Sesuatu yang Pasti Datang

12 September 2007

Sesuatu yang pasti datang bagi setiap hamba Tuhan adalah “Stormy weather”. Stormy weather ini dapat berupa abandoned, betrayal, offended, persecuted, etc. Apa yang dialami Paulus terutama yang dibagikan kepada [...]

Continue reading about Masa-masa Kebangkitan 2007

Nancy Dinar on January 20th, 2008

Bagian ini adalah sebagian cuplikan diary saya tahun 2007. Sebelum membaca post ini sebaiknya membaca pendahuluanya di My Defined Moments 2007.

=================

11 April 2007

Seringkali aku berdoa “Lord, let me do something!”. Sejak tamat MDiv empat tahun lalu, menikah dan punya anak sepertinya tidak ada lagi sesuatu yang berarti yang aku lakukan. Selain dari pelayanan yang tidak [...]

Continue reading about Melayani Dengan CaraNya

Nancy Dinar on January 18th, 2008

Bagian ini adalah sebagian cuplikan diary saya tahun 2007. Sebelum membaca post ini sebaiknya membaca pendahuluanya di My Defined Moments 2007.

=================

9 April 2007

Setiap orang akan mengalami pasang surutnya kehidupan, puncak dan lembah perjalanan hidup. Yang membuat beda adalah tanggapan masing-masing terhadap situasi yang dihadapi.
Ada yang bahagia di puncak dan tercampak di lembah.
Ada yang tenang pada [...]

Continue reading about The Survivors

Nancy Dinar on January 11th, 2008

Telat kali ya baru ngepost New Year Resolutionsnya sekarang? Sebenarnya website ini ingin saya rubah tampilannya sejak masuk tahun baru kemarin, namun berhubung berbagai kesibukan jadinya tertunda. Tertunda juga nulisnya sampe dua minggu euyy, padahal di kepala lumayan banyak ide yang ingin ditulis cuman tanggung banget. Maklum yang akan ngerjain kan my beloved husband, dia [...]

Continue reading about My New Year Resolutions

Nancy Dinar on December 26th, 2007

Cuaca 25 Desember terasa hangat, orang yang gandrung White Christmas bisa jadi kecewa karena tidak ada salju menutupi jalan-jalan. Tidak peduli lagu-lagu di setiap pelosok kota melantunkan “let it snow, let it snow” tapi snow-nya nggak turun-turun juga. Salah siapakah? Apakah ini akibat Global Warming? Semoga yang berkata Global Warming is just a myth [...]

Continue reading about Christmas Tradition

Nancy Dinar on December 24th, 2007

Continue reading about Merry Christmas 2007

Nancy Dinar on December 22nd, 2007

Busy..busy..busy..! Akhirnya setelah tiga minggu tenang dan kesepian, Selasa lalu Nando dan Joel pulang membuat kehidupanku kembali berputar normal. Seperti biasa setelah berpergian jauh saya akan kebagian beres-beresin koper-koper, tas-tas, buku-buku, baju kotor dan bersih yang ujuibile banyaknya. Waktu pergi saya telah membekali mereka dengan pakaian hampir setengah isi [...]

Continue reading about 22 Desember