Nancy Dinar on May 28th, 2009

Saat ini dunia ribut membicarakan Susan Boyle. Padahal dua bulan sebelumnya ia hanyalah wanita desa separuh baya yang tidak menarik perhatian siapapun. Susan baru menerima takdirnya sebagai selebrity dunia setelah lolos dalam babak penyisihan Britain Got Talent April lalu.
Mengapa Susan begitu istimewa?
Karena ia berbeda dari peserta lainnya yang mengandalkan penampilan menarik untuk menunjang bakat mereka. [...]

Continue reading about Susan Boyle : Antara Kesempatan, Momentum dan Promosi

Nancy Dinar on May 19th, 2009

Barusan di TV seorang artis Indonesia yang sangat cantik mengaku kalau sebenarnya ia pemalu dan tidak percaya diri. Meskipun ribuan bahkan mungkin jutaan wanita Indonesia mendambakan kecantikan dan popularitas seperti yang dimilikinya ternyata semua itu bukan jaminan kepuasan dan kebahagiaan.
Pada saat remaja, saya adalah salah seorang dari mayoritas manusia yang merasa tidak puas dengan penampilan fisiknya. [...]

Continue reading about Nick Vujicic : Blessed Through Misfortune

Nancy Dinar on April 25th, 2009

Facebook memang canggih. Karena adanya media ini kita akhirnya bisa dihubungkan dengan teman dan sahabat yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Saya pun tidak ketinggalan untuk memanfaatkan FB mencari teman-teman lama. Salah satu teman yang bertemu karena FB adalah Yola, teman SMP saya yang telah berpisah 20 tahun lamanya.
Kami janjian untuk bertemu dan bertukar certia.
Yola memiliki [...]

Continue reading about Mengapa Hal Buruk Menimpa Orang Baik?

Nancy Dinar on April 21st, 2009

Pagi hari ketika seisi rumah sibuk memasak, membuat sarapan, menyiapkan anak sekolah, seseorang datang bertamu. Seorang gadis, atau lebih tepatnya ibu muda yang berusia awal 30-an namun telah memiliki seorang anak remaja. Bau minuman keras tercium dari tubuhnya yang kecil. Jari-jarinya menjempit rokok yang hampir habis. Ketika saya meliriknya, kelihatan juga bekas sayatan pisau di [...]

Continue reading about Anak Pendeta yang Salah Jalan

Nancy Dinar on January 17th, 2009

Saya terpaku di pinggir sudut pagar pembantas antara rumah kami dan tetangga sebelah. Satu persatu teman bermain saya masuk ke dalam rumah dan masing-masing menerima satu mangkok jajanan sore buatan ibu mereka. Dengan gembira mereka melahapnya seakan-akan tidak ada orang yang memperhatikan bahkan sekan lupa pada asyiknya permainan yang baru saja kami mainkan. Saya mencoba [...]

Continue reading about Hidup Dari Mimpi

Nancy Dinar on December 31st, 2008

Barangkali saya satu-satunya orang yang paling tidak berbahagia di malam pergantian tahun karena dari ubun-ubun sampai telapak kaki hampir tidak ada area yang luput dari munculnya bintik-bintik cacar air. Sepanjang malam saya hanya mondar mandir di dalam ruangan karena baik duduk maupun tidur hanya akan menyebabkan beberapa kutil pecah dan menimbulkan rasa perih. Tidak ada [...]

Continue reading about Malam Pergantian Tahun

Nancy Dinar on December 25th, 2008

Natal selalu istimewa. Pada waktu saya kecil, hari-hari menjelang natal identik dengan bau kue kering yang dipanggang, baju baru dan tentu saja pohon natal. Pohon natal kami dihias dengan buah berwarna-warni, pita-pita dan tak lupa lampu berkelap-kelip. Biasanya ditambah dengan kapas yang dipotong kecil-kecil dan ditaruh diujung dahan sebagai pengganti salju.
Saya selalu melihat salju “kapas” [...]

Continue reading about Makna Pohon Natal

Nancy Dinar on December 20th, 2008

Jika Yesus lahir sekarang bagaimanakah tampangnya? Apakah ia seperti seorang hermit yang berjubah panjang, berjanggut dan membawa tongkat? Atau ia seperti seorang businessman kelas kakap yang mengendarai Mercedes? Atau ia berjins belel, bertato, beranting-anting dan berkelanana dengan Harley Davidson? Atau akankah ia bertampang seorang gelandangan, kotor dan berdaki?
Tergantung! Jawabannya sangat tergantung, di budaya dan masayarakat [...]

Continue reading about Seandainya Yesus lahir sekarang

Nancy Dinar on November 10th, 2008

Jika ada kesempatan untuk berbuat baik lakukanlah segera, itu mungkin kesempatan terakhir anda.

Di suatu siang hari bolong, jam satu siang, matahari bersinar terik membakar gosong kulit setiap pengelana yang nekad berada di jalanan. Panas yang membakar datangnya tidak hanya dari atas, namun pantulannya di jalan yang beraspal dan tanah kering tandus juga menambah parah teriknya. [...]

Continue reading about Malaikat di dalam Mikrolet

Nancy Dinar on August 29th, 2008

Saya duduk depan CNN tak bergeming untuk mengikuti Democrats Convention coverage. Exciting dan kadang mewek. Ngaco memang, karena saya bukan American bukan pula Political Analyst .
Kalau ditanya mengapa, barangkali beberapa dari mereka memberi inspirasi bagi saya pribadi. Saya bisa menghubungkan pikiran dan pengalaman saya sendiri dengan kehidupan , kepribadian dan pengalaman mereka.
Barrack Obama

Calon presiden dari [...]

Continue reading about How Democrats Inspired Me