Nancy Dinar on April 23rd, 2008

Siapakah orang yang terpandai yang pernah hidup? Jika pertanyaan ini dilontarkan, pikiran yang terlintas di kepala kebanyakan orang adalah Albert Eisntein, Leonardo Da Vinci, Thomas Alfa Edison, Isaac Newton, Mozart, atau sederetan nama terkenal lainnya. Tapi jawabannya bukan mereka. Orang yang paling pandai yang pernah hidup bernama William Sidis. Jika orang normal memiliki IQ 90-110, [...]

Continue reading about Jangan Sia-siakan Potensimu

Nancy Dinar on March 22nd, 2008

Saya dan suami sering ngobrol, seandainya sejak dulu kita tahu apa yang kita tahu sekarang, how wonderful it is! Dulu kami berdua yang kebetulan sekelas waktu duduk di SMA mengejar Perguruan Tinggi Negeri di tanah air karena selain prestisenya juga karena biayanya yang murah. Niat kami itu gagal. Saya sendiri, walau akhirnya kuliah di PTN [...]

Continue reading about Tawaran Beasiswa

Nancy Dinar on March 19th, 2008

Pada saat lahir seorang bayi memiliki 1.000.000.000.000 sel otak (neuron). Bandingkan dengan jumlah penduduk bumi abad 21 sebanyak 6.000.000.000. Ini berarti dalam kepala bayi terdapat sel otak sebanyak 166 kali lipat jumlah manusia yang tinggal di planet ini. Tiap sel otak memiliki ratusan dan ribuan cabang atau tentakel yang mirip sekali dengan gurita yang berukuran [...]

Continue reading about Fakta Tentang Otak

Nancy Dinar on March 1st, 2008

Pernahkan saudara melihat seseorang yang ‘has it all’? Sukses dalam pelayanan, pendidikan, karir dan keluarga. Meskipun kelihatannya ia tidak memiliki alasan untuk itu atau ada lebih banyak orang yang berdasarkan kemampuan jauh melebihinya, kehidupannya benar-benar beruntung. Meskipun ngomong tak becus ia bisa berkhotbah dan membuat orang bertobat dengan mudahnya. Tanpa usaha keras ia bisa mendapatkan [...]

Continue reading about Berkat Turunan 2

Nancy Dinar on March 1st, 2008

Mengapa Tuhan memilih Salomo dan memberkatinya demikian rupa membuat para kritisi Kristen bingung dan bertanya-tanya. Lahir dari seorang ibu yang jelas-jelas merupakan hasil perbuatan dosa tercela, perkawinan orang tuanya bisa dikatakan aib yang memalukan. Namun, dari sekian anak-anak Raja Daud ialah yang terpilih. Dari khotbah dan pengajaran yang sering saya dengar, Salomo mendapat semua ‘priveleges’ [...]

Continue reading about Berkat Turunan 1

Nancy Dinar on December 22nd, 2007

Busy..busy..busy..! Akhirnya setelah tiga minggu tenang dan kesepian, Selasa lalu Nando dan Joel pulang membuat kehidupanku kembali berputar normal. Seperti biasa setelah berpergian jauh saya akan kebagian beres-beresin koper-koper, tas-tas, buku-buku, baju kotor dan bersih yang ujuibile banyaknya. Waktu pergi saya telah membekali mereka dengan pakaian hampir setengah isi lemari masing-masing yang ternyata setengahnya kembali [...]

Continue reading about 22 Desember

Nancy Dinar on December 14th, 2007

Pertama kali bertemu muka dengan Pak Shim yaitu hari pertama menginjakkan kaki di Korea. Kami sudah sering berkoresponden lewat email sebelumnya karena beliau adalah International registrar sekolah yang akan saya masuki. Kesan saya orangnya rapih, detail dan sangat terorganisir. Dan walapun usianya jauh lebih tua dari ayah saya namun kelihatan sehat, kuat serta semangat hidup [...]

Continue reading about Yang Terpenting Dalam Hidup

Nancy Dinar on December 7th, 2007

“Nggak bisa, kita nggak bisa tinggal di Indonesia” kata Nando lewat telpon semalam. Dari suaranya kedengaran kalau dia capek dan kesal. Nando dan anak sulung kami Joel ,memang sedang ada di Jakarta saat ini. Mulanya saya mengira dia ketinggalan busway atau sedang kecopetan sehingga kesal seperti itu. “Kenapa?” tanya saya pengen tahu . Selama ini [...]

Continue reading about Pengaruh Internet Pada Keluarga Kami

Nancy Dinar on November 14th, 2007

Pada akhir Perang Dunia II seorang pemuda yang telah selesai bertugas melayani negaranya di medan perang menelpon orang tuanya. Ia berkata bahwa ia akan pulang dengan seorang teman. “Tapi Ma” katanya, “Teman saya ini cacat. Dia luka parah. Dia hanya punya satu tangan, satu kaki dan satu mata. Jadi saya pikir ia sebaiknya tinggal dengan [...]

Continue reading about Seandainya Saya Tahu

Nancy Dinar on October 30th, 2007

Anak saya Joel yang berusia tiga setengah tahun mengisi hari-harinya dengan menggambar dan bermain. Pertama kali memegang pencil dan buku gambar ia hanya bisa mencoret-coret yang bagi kami orang dewasa tampak seperti benang kusut tanpa makna. Tapi tidak bagi Joel, semua ada artinya. Jika saya menunjuk suatu garis tidak beraturan dan bertanya “Ini gambar apa?” [...]

Continue reading about Belajar dari Anak Kecil