Headline »

March 21, 2013 – 8:15 pm |

Buku “KOREA, A to Z” menggambarkan segala sesuatu yang ingin diketahui oleh orang Indonesia baik untuk sekedar menambah pengetahuan, pendamping memahami K-Drama, traveling, kuliah, bekerja  bahkan berimigrasi. Dilengkapi dengan foto-foto baik dari koleksi pribadi maupun …

Read the full story »
Relationship

Single, Husband and Wife, Friendship, Love

Personal Stuffs

Journal, Memoir, Traveling

Relationship

Single, Husband and Wife, Friendship, Love

Family

Parenting, Education, Career, Job

Spirituality

God’s Love, Biblical Figures, Spiritual Growth, Theology

Home » Relationship

Cinta Sejati Antara Salju dan Cemara

Submitted by on December 6, 2012 – 11:56 amNo Comment

Dua sejoli yang penuh cinta membuat manusia yang melihatnya merasa indah. Yang satu adalah butiran putih lembut dari langit bernama salju, pasangannya adalah daun hijau berduri di bumi bernama cemara.

Suatu hari salju mengucapkan selamat tinggal pada cemara. Ia berjanji akan datang kembali tahun depan. Cemara ikut menangis ketika salju meleleh di dahannya. Satu tahun bukan waktu yang cepat, apalagi jika menunggu kekasih yang pergi datang kembali.

Sepanjang tahun sangat menyiksa. Buat cemara ia selalu merasa beda. Ketika pepohonan berbunga, ia berdiri kaku. Manusia tidak peduli padanya, mereka girang meyaksikan bunga-bunga di pepohonan mengintip genit, menggoda dengan senyum yang seksi.

Tapi kemudian angin membawa mereka pergi. Hujan menjatuhkan martabat mereka ke bumi. Kuncup-kuncup daun hijau kemudian lahir seperti anak-anak manusia yang lucu dan menggemaskan. Manusia berteduh di balik bayang-bayangnya dan memuji-mujinya. Cemara tetap merasa sendiri. Masih tidak ada yang melirik padanya. Daunnya yang runcing tajam dan tubuhnya yang tinggi menjulang bukan yang dianggap ideal. Ia terlalu tinggi, terlalu tajam dan terlalu kaku.

Tenyata daun-daun hijau itu pun tidak berumur panjang. Mereka berubah warna da yang merah, kuning, coklat, dan oranye. Manusia sangat kagum dan terus memuji-muji keindahan mereka. Saat itu para daun berwarna tersebut menjadi selebriti yang paling sering difoto. Manusia menjadikannya  latar belakang foto-foto diri yang tidak terhitung banyaknya. Harapannya, mereka akan kelihatan lebih tampan dan cantik jika difoto bersama daun warna warni. Daya tarik mejik yang tidak bisa dijelaskan.

Ketika semua daun jatuh ke bumi dahan-dahan menjadi kering tanpa kehidupan. Manusia pun lebih memilih diam dalam rumah meringkuk di bawah selimut hangat atau menikmati coklat panas. Ketika keluar mereka berjalan cepat-cepat melintasi cemara yang tetap berdiri di sana. Masih tidak ada yang memperhatikannya.

Sampai kemudian nasibnya berubah. Ketika kekasih dari langit datang menetapi janjinya. Mengujunginya sembari melepas rindu. Cintanya meluap-luap, sebagian besar jatuh ke bumi bagai selimut putih bersih. Dahan-dahan cemara menjamu kekasihnya, memeluknya dengan gairah. Seketika manusia sadar bahwa cemara ada. Ia diabaikan sepanjang tahun tapi reuninya dengan salju dari langit menjadikannya bercahaya.

Untuk mengabadikan keindahan mereka, manusia membuat pohon cemara plastik dan membawanya ke dalam rumah. Di dahan-dahannya yang runcing berduri dan kaku ditaruh salju yang terbuat dari kapas. Mereka menikmatinya, mengaguminya dan menamakannya Pohon Natal. Pohon yang sangat penting artinya.

Tags: , , ,

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.