<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Roh Moo Hyun : Akhir Tragis Seorang Negarawan</title>
	<atom:link href="http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/</link>
	<description>Engaging Contemporary Issues with Christian Thought</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Mar 2012 06:28:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: ali imron</title>
		<link>http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/comment-page-1/#comment-957</link>
		<dc:creator>ali imron</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 02:58:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/#comment-957</guid>
		<description>seandainya ya pejabat kita pada sadar diri kayak mantan presiden korsel ni, kalo pejabat kita udah korupsi milyaran, bikin rakyat sengsara... eh malah tenang2 aj, waktu disidang juga nyante banget... psycho!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seandainya ya pejabat kita pada sadar diri kayak mantan presiden korsel ni, kalo pejabat kita udah korupsi milyaran, bikin rakyat sengsara&#8230; eh malah tenang2 aj, waktu disidang juga nyante banget&#8230; psycho!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ali imron</title>
		<link>http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/comment-page-1/#comment-956</link>
		<dc:creator>ali imron</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 02:53:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/#comment-956</guid>
		<description>pemimpin yg sadar diri maksudnya... tulisan diatas, he2</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pemimpin yg sadar diri maksudnya&#8230; tulisan diatas, he2</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ali imron</title>
		<link>http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/comment-page-1/#comment-954</link>
		<dc:creator>ali imron</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 02:37:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/#comment-954</guid>
		<description>keren nih pak roh moo-hyun, pemimpin kayak gini yg dibutuhkan bangsa indonesia, pemimpin g sadar diri... gak kayak pejabat kita, udah korupsi milyaran, waktu disidang tenang2 aj pakai baju rapi, pakai kopyah dll, untuk bapak/ibu pejabat koruptor mending sgera sadar diri deh ato bunuh diri saja...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>keren nih pak roh moo-hyun, pemimpin kayak gini yg dibutuhkan bangsa indonesia, pemimpin g sadar diri&#8230; gak kayak pejabat kita, udah korupsi milyaran, waktu disidang tenang2 aj pakai baju rapi, pakai kopyah dll, untuk bapak/ibu pejabat koruptor mending sgera sadar diri deh ato bunuh diri saja&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nancy Dinar</title>
		<link>http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/comment-page-1/#comment-599</link>
		<dc:creator>Nancy Dinar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 08:59:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/#comment-599</guid>
		<description>Saya bukan penulis profesional Pak. Hanya ibu RT biasa yg sering tergelitik hatinya. Baru belajar untuk menulis buku, agar semua sesak dalam hati dapat ditumpahkan semua.
Terimakasih untuk datang berkujung ke blog ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya bukan penulis profesional Pak. Hanya ibu RT biasa yg sering tergelitik hatinya. Baru belajar untuk menulis buku, agar semua sesak dalam hati dapat ditumpahkan semua.<br />
Terimakasih untuk datang berkujung ke blog ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Maman Gantra</title>
		<link>http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/comment-page-1/#comment-598</link>
		<dc:creator>Maman Gantra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 04:33:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2009/05/23/roh-moo-hyun-akhir-tragis-seorang-negarawan/#comment-598</guid>
		<description>Sebuah tulisan terbagus dari sekian artikel berbahasa Indonesia mengenai kematian Roh Myoo-hun yang saya baca siang ini. Berhasil mengungkapkan pesan besar yang disampaikan almarhum. Bravo!
  
Ibu Nancy, Anda sangat layak menjadi penulis profesional. Atau, profesi itukah yang Anda tekuni sekarang ini?

Salam dari Jakarta,

Maman Gantra</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah tulisan terbagus dari sekian artikel berbahasa Indonesia mengenai kematian Roh Myoo-hun yang saya baca siang ini. Berhasil mengungkapkan pesan besar yang disampaikan almarhum. Bravo!</p>
<p>Ibu Nancy, Anda sangat layak menjadi penulis profesional. Atau, profesi itukah yang Anda tekuni sekarang ini?</p>
<p>Salam dari Jakarta,</p>
<p>Maman Gantra</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

