Pada saat pemilihan presiden suara terbanyak rakyat Amerika adalah Obama: kulit hitam, liberal, pro aborsi dan pro pernikahan sesama jenis. Namun pada saat pemilihan Idol, lihat siapa yang mendapatkan suara terbanyak? Kris Allen, seorang mahasiswa yang juga nyata sebagai penganut Kristen yang taat. Bekerja sebagai Worship Leader di gerejanya dan menikah dengan gadis pujaan hatinya. Ia merebut hati jutaan pemirsa dengan kemampuan vokal dan kepiawaiannya bermain berbagai alat musik meskipun wajahnya tampannya jauh dari terminologi sophisticated.

Sebenarnya banyak yang berpendapat bahwa urusan suara, talenta, performa, ia tidak bisa dibandingkan dengan runner-upnya, Adam Lambert. Adam memiliki range suara yang luar biasa, terlatih dalam teater, berbadan tinggi dan sangat tampan. Penampilannya selalu ditunggu-tunggu dengan berbagai surprise unjuk kebolehan, sampai-sampai AI 2009 disebut “The Adam Lambert Show”. Adam yang chic and stylish itu tahu bagaimana menonjolkan kelebihannya dan sangat menguasai arena. Ia tipe entertainer sejati, artistic by nature, dan Hollywood type by destiny.

Sayang, dibalik talenta dan performa panggung yang luar biasa, Adam juga tampil dengan mata yang digaris tebal maskara dan kostum feminin atau biseksual. Rekamannya berciuman dengan sesama laki-laki juga beredar di youtube. Walau tidak berterus terang tapi ia juga tidak menyangkal jika ada yang menganggapnya sebagai seorang gay. Apakah ini yang mengalihkan voting darinya?

I can’t judge. Namun American Idol adalah pemilihan idola yang berarti memilih seseorang yang paling disukai oleh pemirsa. Bisa jadi talenta, latar belakang atau orientasi sexual masuk dalam paket ini. Kalau memang Adam Lambert harus puas di posisi kedua karena orientasi sexualnya, kenyataan ini tentu bertolak belakang dengan massa yang berbondong-bondong memilih Obama tanpa perduli kebijakan apa yang akan diambilnya terhadap legalisasi perkawinan antara sesama jenis. Seharusnya Pop Culture mengatasi stigma ini, namun nyatanya tidak.

Tags: , ,

Leave a Reply