Jika Yesus lahir sekarang bagaimanakah tampangnya? Apakah ia seperti seorang hermit yang berjubah panjang, berjanggut dan membawa tongkat? Atau ia seperti seorang businessman kelas kakap yang mengendarai Mercedes? Atau ia berjins belel, bertato, beranting-anting dan berkelanana dengan Harley Davidson? Atau akankah ia bertampang seorang gelandangan, kotor dan berdaki?
Tergantung! Jawabannya sangat tergantung, di budaya dan masayarakat mana ia dilahirkan. Jika ia lahir di tengah masyarakat yang beragama namun hipokrit tentu ia akan tampil seperti Todd Bentley yang badannya penuh gambar dan ditindik sana sini. Jika ia lahir di tengah masyarakat yang depresi dan dalam tekanan tentu ia akan tampil seperti Obama yang menjanjikan perubahan. Jika ia lahir di tengah masyarakat yang moralnya bejat dan tak berTuhan tentu ia akan tampil seperti seorang hakim dan penguasa yang adil seperti Judge Bao. Dimana pun Ia dilahirkan yang pasti Ia akan tampil beda. Meluruskan nilai yang bengkok, memperbaiki norma yang buruk, memperkenalkan jalan yang baru.
Bagi orang Kristen yang senantiasa berpikir bahwa Yesus adalah orang Yahudi kelas bawah, brewokan dan bersandal jepit, You got Him wrong!. Ia lahir seperti itu karena masayarakat di zamannya menuntut demikian. Ia yang menciptakan dunia dengan penuh kreativitas dan memberikan otak manusia sehingga mampu mencipta teknologi mutakhir bukanlah kakek kakek kuno dan tidak punya style serta tidak bisa mengoperasikan komputer.
Ia hanya memilih demikian. Lahir di kandang domba walau bukan musahil Ia lahir sebagai anak raja. Bertumbuh di keluarga tukang kayu walau dapat saja ia menjadi anak keluarga kaya. Memilih mati di kayu salib, walau bisa saja ia naik ke surga dalam kemuliaan disaksikan para musuh-musuhnya. Itu hanya pilihanNya.
“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus yang walaupun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai miliki yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati bahkan mati di kayu salib” (Filipi 2:5-8)
Tags: Christmas, Inspirational, Spirituality





December 22nd, 2008 at 9:45 am
Ya tergantung di mana, kondisi dan situasi. Yesus lahir setiap saat cuma kita tidak pernah atau jarang memperhatikannya, ada di mana-mana di bumi ini, dan sering di hina dan ditertawakan.
Kita, sering sesat dan menyimpang, tetapi kasihnya selalu mengiring dan memberkati kita.
Selamat Natal, Tuhan Yesus memberkati mbak Nancy dan keluarga, kemanapun melangkah dan bekerja, Amin
December 22nd, 2008 at 9:35 pm
Merry Christmas utk Pastor Fernando and Keluarga and Met Liburan..
Kalo Yesus lahir sekarang dan besar di zaman kita ini. Maka saat ‘mengekor’ Yesus, aku harus bawa ransel travelling. Isinya apa tuh? Pertama, makanan. Soalnya ni orang kalo dah ngomong ttg kerajaan Allah ampe lupa makan (sori guys, takut maag ku kambuh aja,
)
Truss, perekam audio & Kamera digital(yg bisa dizoom jauh bgt) abis banyak bener manusia yg ngeliat Dia. Jadi ada dokumentasi, bisa di upload di blog. Yesus pst suka traveling (baca: bertemu orang2 banyak). Yesus bikin planning. Naik pesawat, bis, kereta api, kapal laut dan kadang helikopter (Jika terlalu padat manusianya)-Heli itupun pinjaman juga (dari orang lumpuh yg baru sj disembuhkan-tadinya diturunkan pake Helikopter itu).
Yesus lahir menjadi sahabat seluruh dunia karena kasih-Nya yang besar terpancar dari mata-Nya akan menarik orang2 dari seluruh kaum bahasa (Dia mencintai semua latar belakang suku-bangsa), tua-muda, kaya-miskin, dari generasi ke generasi..tanpa batas…tanpa syarat…
December 12th, 2011 at 12:44 pm
Scor memberikan masukan saja.
-> http://justnewblogs.blogspot.c.....itten.html.
Ke 4 kata itu kah yang di tulis oleh Yesus Kristus di tanah?.
Perbandingannya adalah :
Yohanes 8: 1-11.
Karena Yesus Kristus kan ada menulis di tanah, Bukan?.
Ha2.
Oyah, Free to believe or not.
.
Peace
December 13th, 2011 at 12:32 pm
Terjemahan dari komentar di atas.
Jadi Yesus Kristus telah membuat garis pemisah di antara wanita berzinah & “PARA BELEGUKZNERS”.
Di kolom/ wilayah wanita berzinah itu?.
Yesus Kristus menuliskan kata kata :
Anak manusia & “Berzinah”.
Sedangkan di kolom/ wilayah “PARA BELEGUKZNERS” “ITU”?.
Yesus Kristus pun menuliskan 2 kata kata penyimbang.
Yaitu : Anak Allah & “MEMBUNUH”.
Penjelasan.
.
Setelah melihat kata penyanjung : Anak Allah?.
Pasti orang2 yang asli bijaksana pun akan terbangun intelektualnya.
Terus di tambah dengan melihat kata dosa besar : “MEMBUNUH”.
Pasti “MEREKA” “ITU” pada kabur dech.
Ha ha
Tidak tua, Tidak muda.
.
Dari yang paling besar ( bijaksana ) hingga ke yang paling kecil ( Tidak bijaksana ).
Pada kabur semua.
Ha ha
Di Indonesia dinyatakan dengan ungkapan :
.
Guru kencing berdiri, Murid murid kencing berlari.
Ha ha
Nah, Kira2 kek gitu lah.
.
.
Percaya; Silakan.
Tidak percaya pun?; Silakan juga.
Terserah
Bebas!
From : *Member & Son of Ada*.
.
Peace