<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Krisis Ekonomi dan Injil Kemakmuran</title>
	<atom:link href="http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/</link>
	<description>Engaging Contemporary Issues with Christian Thought</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Mar 2012 06:28:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Yohanes</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/comment-page-1/#comment-559</link>
		<dc:creator>Yohanes</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 06:46:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/#comment-559</guid>
		<description>Bukankah Link2 ministries yang ada di blog ibu itu pendeta pendeta pengajar teologi kemakmuran seperti: Benny Hinn, Crefo Dollar, Joyce Meyer, Indri Gautama, paula white, Joel Osteen..

Pernah dengar ada beberapa hamba Tuhan salah satunya Carter Conlon senior pastor di Time Square Chuch bahwa apa yang terjadi pada amerika sekarang adalah penghakiman dari Tuhan salah satu sebabnya karena amerika banyak mengekspor injil palsu ke seluruh dunia yang salah satunya yah injil kemakmuran itu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bukankah Link2 ministries yang ada di blog ibu itu pendeta pendeta pengajar teologi kemakmuran seperti: Benny Hinn, Crefo Dollar, Joyce Meyer, Indri Gautama, paula white, Joel Osteen..</p>
<p>Pernah dengar ada beberapa hamba Tuhan salah satunya Carter Conlon senior pastor di Time Square Chuch bahwa apa yang terjadi pada amerika sekarang adalah penghakiman dari Tuhan salah satu sebabnya karena amerika banyak mengekspor injil palsu ke seluruh dunia yang salah satunya yah injil kemakmuran itu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Willie</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/comment-page-1/#comment-522</link>
		<dc:creator>Willie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 07:27:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/#comment-522</guid>
		<description>Krisis dan Injil Kemakmuran?
memang jadi masalah kalau &quot;ketaatan&quot; dikaitkan dengan &quot;reward&quot;. Saya sendiri pun pernah terjebak dalam pemikiran seperti ini. Mungkin karena dari mimbar terus menerus ditekankan kalau mau lebih, maka kita harus memberikan lebih. Akhirnya, karena motivasi &quot;mau lebih&quot;, saya pun berbuat lebih. Ya buat saya sah-sah saja karena kan ada hukum &quot;tabur-tuai&quot;.

Tapi, beberapa kejadian menyadarkan saya bahwa dalam &quot;tabur-tuai&quot; dibutuhkan kasih dan bukan nafsu. Dulu saya menabur dengan nafsu mendapat tuaian yang banyak. Tapi saat ini saya lebih berusaha untuk menabur dengan kasih dengan tidak terlalu mempedulikan tuaian (maksudnya, saya tidak perhitungan dengan tuaian itu karena saya yakin Tuhan lebih mengerti hitung-hitungan yang tepat bagi saya). 


Jadi, menurut saya, para pengkhotbah juga harus menyadarkan jemaatnya mengenai kedewasaan saat menghadapi krisis ini. Kekayaan atau pemulihan kondisi akan Tuhan berikan hanya bagi mereka yang Ia pandang layak. Salah satunya ya kedewasaan untuk mengelola perusahaan atau keuangan lebih baik lagi. Jadi, tidak hanya sekedar berbuat sesuatu dan Tuhan berikan pemulihan. Dan memang betul bahwa Tuhan bukan pribadi yang mudah disanjung dengan perbuatan baik kita. Kan kita diselamatkan juga bukan karena perbuatan. Tapi semua karena kasih karunia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Krisis dan Injil Kemakmuran?<br />
memang jadi masalah kalau &#8220;ketaatan&#8221; dikaitkan dengan &#8220;reward&#8221;. Saya sendiri pun pernah terjebak dalam pemikiran seperti ini. Mungkin karena dari mimbar terus menerus ditekankan kalau mau lebih, maka kita harus memberikan lebih. Akhirnya, karena motivasi &#8220;mau lebih&#8221;, saya pun berbuat lebih. Ya buat saya sah-sah saja karena kan ada hukum &#8220;tabur-tuai&#8221;.</p>
<p>Tapi, beberapa kejadian menyadarkan saya bahwa dalam &#8220;tabur-tuai&#8221; dibutuhkan kasih dan bukan nafsu. Dulu saya menabur dengan nafsu mendapat tuaian yang banyak. Tapi saat ini saya lebih berusaha untuk menabur dengan kasih dengan tidak terlalu mempedulikan tuaian (maksudnya, saya tidak perhitungan dengan tuaian itu karena saya yakin Tuhan lebih mengerti hitung-hitungan yang tepat bagi saya). </p>
<p>Jadi, menurut saya, para pengkhotbah juga harus menyadarkan jemaatnya mengenai kedewasaan saat menghadapi krisis ini. Kekayaan atau pemulihan kondisi akan Tuhan berikan hanya bagi mereka yang Ia pandang layak. Salah satunya ya kedewasaan untuk mengelola perusahaan atau keuangan lebih baik lagi. Jadi, tidak hanya sekedar berbuat sesuatu dan Tuhan berikan pemulihan. Dan memang betul bahwa Tuhan bukan pribadi yang mudah disanjung dengan perbuatan baik kita. Kan kita diselamatkan juga bukan karena perbuatan. Tapi semua karena kasih karunia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yobel</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/comment-page-1/#comment-515</link>
		<dc:creator>Yobel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 05:05:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/#comment-515</guid>
		<description>Kita doakan saja agar perekonomian dunia cepat pulih..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita doakan saja agar perekonomian dunia cepat pulih..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: David</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/comment-page-1/#comment-514</link>
		<dc:creator>David</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 15:50:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/#comment-514</guid>
		<description>Kayaknya sudah menjadi pengetahuan umum bahwa rakyat amerika (dan dunia) menaruh harapan besar pada pemerintahan yang dipimpin oleh Obama, oleh karena apakah dia dianggap orang sebagai &#039;Dewa Penyelamat Moneter&#039; itu hanyalah sebuah istilah saja, karena memang masyarakat global berharap kepada kebijakan2 yang akan dia lakukan.

Bagaimana dengan kita? Saya yakin, ini saatnya gereja-gereja Tuhan menunjukan jati dirinya sebagai terang dan garam. Karena krisis kali in benar2 menunjukan tidak ada yang superior di muka bumi ini kecuali Dia. Amerika yang demikian arogan dan superiornya, dalam hitungan bulan didera krisis yang dampaknya kemana-mana. Semua tergoncang.

Oleh karena itu, krisis ekonomi ini seharusnya berdampak positif baik bagi gereja, maupun bagi pribadi-pribadi anak Tuhan, karena lewat krisis inilah kemuliaan Tuhan dinyatakan.

Memang banyak hamba-hamba Tuhan yang oportunis dsb, tetapi biarlah kita kembalikan masalah ini kepada yang punya hamba, alias Tuhan sendiri, karena Ia jauh lebih sanggup untuk memelihara dan menjaga kehidupan setiap anak-anakNya sesuai dengan kehendakNya.

Panjang juga komen saya :) 
Thanks buat sharingnya bu ... 
Gbu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kayaknya sudah menjadi pengetahuan umum bahwa rakyat amerika (dan dunia) menaruh harapan besar pada pemerintahan yang dipimpin oleh Obama, oleh karena apakah dia dianggap orang sebagai &#8216;Dewa Penyelamat Moneter&#8217; itu hanyalah sebuah istilah saja, karena memang masyarakat global berharap kepada kebijakan2 yang akan dia lakukan.</p>
<p>Bagaimana dengan kita? Saya yakin, ini saatnya gereja-gereja Tuhan menunjukan jati dirinya sebagai terang dan garam. Karena krisis kali in benar2 menunjukan tidak ada yang superior di muka bumi ini kecuali Dia. Amerika yang demikian arogan dan superiornya, dalam hitungan bulan didera krisis yang dampaknya kemana-mana. Semua tergoncang.</p>
<p>Oleh karena itu, krisis ekonomi ini seharusnya berdampak positif baik bagi gereja, maupun bagi pribadi-pribadi anak Tuhan, karena lewat krisis inilah kemuliaan Tuhan dinyatakan.</p>
<p>Memang banyak hamba-hamba Tuhan yang oportunis dsb, tetapi biarlah kita kembalikan masalah ini kepada yang punya hamba, alias Tuhan sendiri, karena Ia jauh lebih sanggup untuk memelihara dan menjaga kehidupan setiap anak-anakNya sesuai dengan kehendakNya.</p>
<p>Panjang juga komen saya <img src='http://nancydinar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Thanks buat sharingnya bu &#8230;<br />
Gbu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BARRY</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/comment-page-1/#comment-513</link>
		<dc:creator>BARRY</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 23:08:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/#comment-513</guid>
		<description>Kalau Obama penyelamat moneter, kok saya belum menerima uangnya ya?  Kemakmuran memang sering disalahgunakan oleh mereka yang membawa nama Tuhan.  Oleh karena itu mengetahui apa yang diajarkan adalah kunci utama agar tidak dibawa sesat oleh sesama manusia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau Obama penyelamat moneter, kok saya belum menerima uangnya ya?  Kemakmuran memang sering disalahgunakan oleh mereka yang membawa nama Tuhan.  Oleh karena itu mengetahui apa yang diajarkan adalah kunci utama agar tidak dibawa sesat oleh sesama manusia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fendy</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/comment-page-1/#comment-511</link>
		<dc:creator>fendy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 04:46:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/#comment-511</guid>
		<description>hi my lovely mother

kak gimana khabarnya? minta no telp indonya dong...
soalnya pastur yang kasi tau kalo kak lagi ada diindo...
ato telp saya aja di 081802522***

kangen nih p ngana
hahahaha... GBU</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hi my lovely mother</p>
<p>kak gimana khabarnya? minta no telp indonya dong&#8230;<br />
soalnya pastur yang kasi tau kalo kak lagi ada diindo&#8230;<br />
ato telp saya aja di 081802522***</p>
<p>kangen nih p ngana<br />
hahahaha&#8230; GBU</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: John Jeshurun</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/comment-page-1/#comment-510</link>
		<dc:creator>John Jeshurun</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 13:39:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/#comment-510</guid>
		<description>Kemakmuran! Itu ada di alkitab. Jujur, tentunya kepengen juga merasakan apa itu kelimpahan. Bukan cuma kelimpahan rohani, tapi juga materi. Bukan cuman nanti di Sorga, tapi juga sekarang di bumi. 

Namun kadang di gereja, tujuan yang luhur dari injil dinodai dengan mental materialistis, hedonisme dan kecintaan akan uang. Jadi umat yang sudah ditebus akhirnya mengejar pemberian, bukan si Pemberi. Memberi, supaya diberi! Memberkati supaya diberkati. Melenceng jadinya!

So, dalam kerajaan Allah, apakah si Kaya lebih diperkenan Tuhan daripada si Miskin?

Hati manusia..siapa yang tahu? Only God judges!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kemakmuran! Itu ada di alkitab. Jujur, tentunya kepengen juga merasakan apa itu kelimpahan. Bukan cuma kelimpahan rohani, tapi juga materi. Bukan cuman nanti di Sorga, tapi juga sekarang di bumi. </p>
<p>Namun kadang di gereja, tujuan yang luhur dari injil dinodai dengan mental materialistis, hedonisme dan kecintaan akan uang. Jadi umat yang sudah ditebus akhirnya mengejar pemberian, bukan si Pemberi. Memberi, supaya diberi! Memberkati supaya diberkati. Melenceng jadinya!</p>
<p>So, dalam kerajaan Allah, apakah si Kaya lebih diperkenan Tuhan daripada si Miskin?</p>
<p>Hati manusia..siapa yang tahu? Only God judges!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Reno</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/comment-page-1/#comment-503</link>
		<dc:creator>Reno</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 22:25:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/12/08/krisis-ekonomi-dan-injil-kemakmuran/#comment-503</guid>
		<description>Hahaha. Lagi2 Obama. Dari mana Ibu Nancy tahu kalo masyarat Amerika menganggapnya sebagai &quot;dewa penyelamat moneter&quot;? Kesan yang saya dapat rakyat Amerika bertelanjang dada, menari &#039;buga2&#039;, menabuh gendang, dan sewaktu mereka berlutut, mereka menyembah Obama. 

Image seperti itu memang berhasil disebarkan oleh conservative republicans, untuk menakut2i rakyat bahwa dialah Antikris, orang yang akan mengaku sebagai Mesias. It might have worked before, but not anymore.

Gak banyak yang tau, tapi setelah Obama terpilih di Pemilu US, kritik justru jauh lebih banyak datang dari Demokrat dan orang2 yang sudah memilih Obama di Pemilu lalu daripada dari partai oposisi. Jadi tidak benar bahwa Obama dianggap sebagai dewa penyelamat moneter. Masyarakat Amrik hanya ingin memiliki pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya, walaupun tidak ada jaminan bahwa yang baru ini akan mampu dengan cepat menyelesaikan masalah moneter. Obama sendiri weekend lalu berkata bahwa ekonomi Amerika akan bertambah buruk di tahun depan sebelum akhirnya akan membaik (entah kapan). Kalau kata2 dia sendiri mematahkan kepalsuan yang menggambarkan dia sebagai dewa, kenapa kita mesti percaya lagi apa kata musuh2 Obama?

Mengenai Injil kemakmuran, nanti saya komen lagi setelah komen2 dari para pembaca yang lain. Thanks, bu :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hahaha. Lagi2 Obama. Dari mana Ibu Nancy tahu kalo masyarat Amerika menganggapnya sebagai &#8220;dewa penyelamat moneter&#8221;? Kesan yang saya dapat rakyat Amerika bertelanjang dada, menari &#8216;buga2&#8242;, menabuh gendang, dan sewaktu mereka berlutut, mereka menyembah Obama. </p>
<p>Image seperti itu memang berhasil disebarkan oleh conservative republicans, untuk menakut2i rakyat bahwa dialah Antikris, orang yang akan mengaku sebagai Mesias. It might have worked before, but not anymore.</p>
<p>Gak banyak yang tau, tapi setelah Obama terpilih di Pemilu US, kritik justru jauh lebih banyak datang dari Demokrat dan orang2 yang sudah memilih Obama di Pemilu lalu daripada dari partai oposisi. Jadi tidak benar bahwa Obama dianggap sebagai dewa penyelamat moneter. Masyarakat Amrik hanya ingin memiliki pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya, walaupun tidak ada jaminan bahwa yang baru ini akan mampu dengan cepat menyelesaikan masalah moneter. Obama sendiri weekend lalu berkata bahwa ekonomi Amerika akan bertambah buruk di tahun depan sebelum akhirnya akan membaik (entah kapan). Kalau kata2 dia sendiri mematahkan kepalsuan yang menggambarkan dia sebagai dewa, kenapa kita mesti percaya lagi apa kata musuh2 Obama?</p>
<p>Mengenai Injil kemakmuran, nanti saya komen lagi setelah komen2 dari para pembaca yang lain. Thanks, bu <img src='http://nancydinar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

