
Apa pendapat Anda tentang panginjil bertattoo?
Gambar di sebelah ini bukanlah foto seorang gangster atau anggota yakuza melainkan foto dari seorang penginjil yang baru-baru ini menghebohkan dunia Kekristenan di Amrik sono. Namanya Todd Bentley, konon, pengkhotbah muda asal Kanada ini punya karisma yang memukau. Bukan hanya itu saja tapi juga diberi urapan khusus untuk menggerakkan kebangunan rohani yang dimulai di sebuah gereja di Florida. Gerakan yang kabarnya terjadi banyak mujizat seperti kesembuhan ilahi bahkan kebangkitan orang mati, dikenal dengan Lakeland Revival.
Sayang kepopuleran penginjil ini hanya seumur jagung. Segera setelah ia mengumumkan peceraiannya, pelayanannya jadi dipertanyakan. Apalagi setelah tercium media tentang adanya affair antara Todd dengan salah seorang staffnya penginjilannya. Oh no?
Ada satu lagi penginjil muda yang bernama Ryan Dobson. Saat ini dikenal aktif melayani Tuhan sebagai Motivational Speaker terutama untuk kalangan kaum muda.
Ryan anak seorang pemimpin Kristen Amerika yang terkenal, yang sangat saya kagumi:, James Dobson! Bapak pendiri Focus on the Family. James Dobson terkenal karena memperjuangkan nilai-nilai konsevatif Kristen antara lain: anti aborsi, anti praktek homoseksual, anti seks pra nikah, anti separation church and state, dan jejeran anti-anti lainnya.
Sayang juga karena perjuangan James Dobson untuk mempertahankan nilai-nilai tradisional keluarga Kristen tidak berdampak pada keluarganya sendiri. Karena Ryan, anaknya, bercerai dari istri pertamanya dan sekarang telah menikah kembali. Dan untuk menguhubungkan kisahnya dengan judul tulisan ini.. .Ryan juga bertattoo!
Profile yang ketiga, entah punya tattoo asli atau tidak namun tak bisa dipungkiri kalau ia adalah seorang pencinta berat Tattoo Art. Selain gandrung memakai baju yang berimage tattoo ia juga memiliki butik Ed Hardy yang khusus menjual tattoo based fashion, berminat?
Nama celebrity yang juga hamba Tuhan dan istri pendeta terkenal di Asia ini adalah He Yaw Sun. Penyanyi berbakat jenis house music ini bisa membuat orang berjingkrak-jingkrak dengan suaranya yang semerdu Madona dan tariannya yang tak kalah dari J-Lo. Walau istri pendeta namun Sun bukanlah penyanyi Kristen. Kepengen lihat websitenya klik aja di sini.
Jika tadi Anda menebak bahwa Sun adalah istri pendeta City Harvest Church of Singapore, Kong Hee, tebakan Anda jitu. Tidak ada kabar kalau penikahannya dengan Kong Hee bermasalah. Jadi tidak ada hubungan antara tattoo dan pernikahan yang hancur. Hanya saja, demi karir Sun memilih tinggal berbeda benua dengan suami. Yang satu di Singapore dan satunya lagi di Amerika. Ada pertanyaan?
Tags: Family, Spirituality



October 4th, 2008 at 11:01 am
kekristenan (Iman) seseorang memang tidak tergantung penampilan, seperti Sakkeus, Tuhan mau mampir ke rumahnya.
Tapi ngomong-ngomong ini ciri kristen modern? atau kristen bisnis? hehehe…
October 5th, 2008 at 3:13 am
Barusan nonton “Miami Ink” di salah satu tv kabel. Cerita mengenai toko pembuat tattoo di miami sono. Yang datang dari berbagai macam pekerjaan. Bagi mereka, tattoo melambangkan satu hal yang merupakan kenangan abadi.
….penginjil bertattoo memang janggal yah kedengarannya. Tapi, buat saya, mungkin mereka ini adalah tipe orang yang engga ambil pusing sama komentar orang lain. Badan mereka ya hak mereka. Kalau orang lain tersandung karena itu, ya itu masalah di orang itu sendiri.
Jadi, walau secara jelas saya sangat menentang tattoo, ya saya berusaha untuk tidak melihat hal itu sebagai ganjalan ketika melihat seorang penginjil dipenuhi rajah. Toh penginjil itu tidak menyarankan, atau bahkan memaksa saya bertatto bukan?
Kalau sudah menyarankan….nah….mendingan saya pergi lah. Males banget ketemu jarum yang isinya cairan tinta. hiiii…………
October 6th, 2008 at 1:14 pm
Saya kira kasus ini harus dilihat lebih kepada soal peperangan rohani dari pada soal tatoo ditubuh. Ketika penginjil Todd Bentley dan Ryan Dobson dan lain-lainnya, pelayanan mereka penuh urapan dan kuasa, itu tak berelasi sama sekali dengan tatoo ditubuh mereka. Pun ketika hamba2x Tuhan itu jatuh kedalam dosa dan menghancurkan pelayanan mereka, jelas tak ada kaitannya dengan tatoo mereka. Mereka kalah atau menang dalam peperangan rohani ini ditentukan bagaimana kualitas hubungan mereka dengan Roh Kudus, terutama bagaimana mereka mengenakan perlengkapan senjata Allah (Efesus 6 : 10-20). Semoga kita bisa menarik pelajaran berharga dari kasus ini.
October 6th, 2008 at 4:09 pm
Shalom…kak Nancy
Mnrt ku jk ssorg ada tatto sblom bertobat & nerima Yesus, tidak akan jadi persoalan. Tetapi jk sesudah pertobatan, sepertinya harus dijaga karena tubuh kita tuh bait Allah jadi harus dijaga dgn baik dan menghargai ciptaan Nya. bukan mencoret2 seperti mencoret dinding2 yg telah di cat, apa jadinya kalo dinding rumah kita penuh coretan di mana2..dan tidak bisa di pungkirkan apabila missionaris terlibat dalam perceraian dan perselingkuhan karena tidak bisa kontrol diri. Seperti yg pernah saya dengar dr kotbah Ps.Petrus, jk pengurapan Tuhan turun atas ssorg mk org tuh akan menjadi menarik dan terang. Tentu berbahaya jk tidak bisa kontrol diri. Dan contoh yg jelas banget spt yg terjadi pd Daud ( org yg dipake Tuhan luar biasa ttpi berselingkuh, Samuel(org yg diurapin Tuhan dgn penuh hikmat ttpi byk gundik dan selir2 nya),Simson ( org yg diberkati Tuhan dgn kekuatan yg luar biasa tp [ny kebiasaan ke pelacuran) dll…hehehe….intinya setan sll mempergunakan kesempatan apapun tuk mengagalkan semua yg telah Tuhan bentuk dlm diri kita….dan semua tuh tergantung ma kita sendiri bagaimana kita menjaga diri kita agar selalu dlm payung perlindungan Tuhan dan sll mendengarkan suara Tuhan….hehehe…gitu lho nurut gue…mohon saran dan kritik dr kak Nancy jk ada terdapat kesalahan dlm pendapatku..thx and God bless u..dan ur family…..kapan ke hkg lg???? miz uuuuuu
October 6th, 2008 at 10:36 pm
terima kasih semua untuk commentya. Pa’ Singal, ternyata masih setia ngikutin tulisan saya (jadi tersanjung nih).
Buat pendantang baru Willie dan Sahala : salam kenal.
Steyy, nggak ada yang sangka kalau kamu baru lebih setahun mengenal Tuhan, abis pengetahuannya luas sekali. Miss u 2.
October 8th, 2008 at 1:31 am
alo lagi Bu ..:)
emang soal Todd sempet heboh di kalangan kristen Amerika ya, karena pelayanannya sempat di support sama beberapa ministry terkenal.
tatto apa tidak kalau menurut saya sih yang penting buahnya ya bu ..
saya juga sempet kepengenan di tato, istri malah seneng banget di tato walaupun belum pernah di tato permanen, tp buat saya kalau saya di tato terus tato itu nanti menjadi kontroversi, perdebatan dan tidak menjadi berkat buat orang lain, buat apa juga ya? Tetapi kalau karena di tato justru kita menjadi berkat buat orang lain, kenapa tidak?
setuju sama pendapatnya Pak Sahala di atas
Gbu Bu …
October 9th, 2008 at 5:37 pm
layaknya Daud yang begitu gagah dan diberkati toh juga jatuh dalam dosa gara2 wanita (Betsyeba)..
hehe.. kesimpulannya pendeta juga manusia… :p
October 19th, 2008 at 2:19 am
kalau menurutku sih tato itu ngak jadi masalah, yang penting dia tau apakah itu memuliakan Tuhan. kan bisa aja melalui background dia sebagai pemakai tato bisa menginjili orang2 yang bertato juga, yang penting sih buah dan pelayannya mantappp…..
(NB: Trus gimana yah kalo tindik ???)
GBU
October 19th, 2008 at 3:11 am
Hello Nancy,
I really like your posting. It is very interesting to know deeper about christianity. ‘Teaching’ is different with ‘doer’. If someone becomes a ‘teacher’, he should be better beomes a ‘teacher’ for himself and his family first then for the others. It will bring the rejoice for HIS NAME!!!
Anyway, It is very nice you will participate in my event. There is no specific topic. You just share your the most interesting story being an expatirate.
I can not wait to read your story.
Have great weekend.
Fida
October 19th, 2008 at 12:51 pm
@Fida Abbott: yes, cuman beda antara expat dan missionary, mungkin suka-duka jadi foreigner lebih cocok ya?
November 7th, 2008 at 1:16 pm
Pelayan Allah melakukan perceraian? Hmmm… itu yang tidak bisa saya terima. Pernikahan bagi saya adalah sekali sampai mati memisahkannya.
July 23rd, 2009 at 11:07 am
Ditatoo atau dirajah itu dilarang oleh Tuhan, itu tertulis dalam Alkitab, apalagi tubuh kita adalah bait Allah yang kudus, sebaiknya kulit tetap dijaga sama seperti bagaimana Tuhan memberi kita kulit sejak lahir.
August 9th, 2009 at 11:16 am
Kalau premisnya adalah “Tubuh kita adalah bait Allah yang kudus”, pertanyaan yang sama juga bisa dilontarkan untuk para wanita yang bermake-up, memakai lipstick, bahkan orang2 yang memakai pakaian? Apakah semuanya itu diperlukan untuk “bait Allah” yang sudah kudus ini?
Tulisan mbak dinar cukup bagus, sayangnya kurang obyektif. Semuanya cenderung seperti propaganda bahwa memiliki tattoo adalah bermasalah, termasuk istri Kong Hee. Kecuali kalau semua hamba Tuhan yang bermasalah memang memiliki tattoo, berarti bisa disimpulkan memang tattoo memiliki dampak. Memang mbak dinar tidak menyimpulkan seperti itu, tapi dari tulisan ini tampak jelas directionnya untuk membuat pembaca menyimpulkan ke arah sana.
December 4th, 2009 at 4:34 pm
Saya setuju dgn Jalansutera.com & bigguy
berita terakhir ttg Todd Bentley: dia menceraikan istrinya dan menikah dgn wanita “simpanan”nya yg bernama Jessa pd Maret 2009 sumber http://westernstandard.blogs.c.....with.html)
Seorang yang “dipakai” TUHAN seharusnya menghormati Firman Tuhan yg jelas-jelas menentang perceraian, menentang perzinahan.
Kalau standar Alkitab di”tabrak” dgn kesadaran dan sengaja, well..siapakah yg ada “dalam” pelayanan Todd ??
December 17th, 2009 at 6:31 am
Saya rasa apapun yg terjadi pada hamba2 Tuhan tersebut menunjukkan bahwa mereka pun sama2 manusia seperti kita..tetap punya masalah & akan mengalami masalah. Tugas kita tetap memberkati mereka. Jangan menghakimi kalau tidak mau dihakimi. Karna biasanya mereka2 yang berdiri di garis depan tentu saja akan dihantam dari berbagai arah. Puji Tuhan kita hidup di dalam Kasih Karunia. Itu saja yang ingin saya sampaikan. Jesus loves us