<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: DI Hempas Badai</title>
	<atom:link href="http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/</link>
	<description>Engaging Contemporary Issues with Christian Thought</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Mar 2012 06:28:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Nancy Dinar</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/comment-page-1/#comment-171</link>
		<dc:creator>Nancy Dinar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 11:56:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/#comment-171</guid>
		<description>Buat David
Lucu, waktu peristiwa itu yang aku ingat adalah cerita ttg Tuhan Yesus dan murid2Nya juga. Aku sering ceritain ke Joel ttg cerita itu dan bagaimana Tuhan menghentikan badai. Jaid inilah saat yang tepat untuk mempraktekkan iman kami. Walau badai nggak benar-bena rbehenti seperti di dalam cerita Alkitab, tapi kami selamat. :-) Itu yang penting.  Itung-itung naik jet coaster gratis.

Buat Juli
Terima kasih karena sudah bisa jadi berkat

Buat My Husband
Thank&#039;s for taking time for give comment to my blog, this is unlikely you, but you did it anyway (out of love ^_^).
We are missing you everyday...
See you soon...(rasanya lamaaaaa sekali ya?)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat David<br />
Lucu, waktu peristiwa itu yang aku ingat adalah cerita ttg Tuhan Yesus dan murid2Nya juga. Aku sering ceritain ke Joel ttg cerita itu dan bagaimana Tuhan menghentikan badai. Jaid inilah saat yang tepat untuk mempraktekkan iman kami. Walau badai nggak benar-bena rbehenti seperti di dalam cerita Alkitab, tapi kami selamat. <img src='http://nancydinar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Itu yang penting.  Itung-itung naik jet coaster gratis.</p>
<p>Buat Juli<br />
Terima kasih karena sudah bisa jadi berkat</p>
<p>Buat My Husband<br />
Thank&#8217;s for taking time for give comment to my blog, this is unlikely you, but you did it anyway (out of love ^_^).<br />
We are missing you everyday&#8230;<br />
See you soon&#8230;(rasanya lamaaaaa sekali ya?)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fernando</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/comment-page-1/#comment-169</link>
		<dc:creator>Fernando</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 08:42:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/#comment-169</guid>
		<description>Istri-ku dan 2 jagoan kecil ku,

Dengar kejadian itu, perasaan ini langsung nyess...
Pagi itu di CNN ada berita mengenai Taifun di HK, trus langsung ingat rencana Nancy &amp; our kids perpanjang visa di Macau. Wuah, harap-harap cemas ...
Sore itu waktu telepon Nancy, hati lega ... tapi juga bersyukur... Tapi kasian si Joze sama Matt yah, mereka jadi trauma.
Gimana next month?

Honey, you are fantastic, on that situation .. still got something to put in your blog ... ^_^
Bulan depan liat-liat ramalan cuaca dulu baru ke Macau,yah ...  (*_*)

You are the best !!!

Husband</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Istri-ku dan 2 jagoan kecil ku,</p>
<p>Dengar kejadian itu, perasaan ini langsung nyess&#8230;<br />
Pagi itu di CNN ada berita mengenai Taifun di HK, trus langsung ingat rencana Nancy &amp; our kids perpanjang visa di Macau. Wuah, harap-harap cemas &#8230;<br />
Sore itu waktu telepon Nancy, hati lega &#8230; tapi juga bersyukur&#8230; Tapi kasian si Joze sama Matt yah, mereka jadi trauma.<br />
Gimana next month?</p>
<p>Honey, you are fantastic, on that situation .. still got something to put in your blog &#8230; ^_^<br />
Bulan depan liat-liat ramalan cuaca dulu baru ke Macau,yah &#8230;  (*_*)</p>
<p>You are the best !!!</p>
<p>Husband</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: juli</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/comment-page-1/#comment-167</link>
		<dc:creator>juli</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 04:32:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/#comment-167</guid>
		<description>mbak.. tulisannya bagus bagus, ada juga yang bikin mupeng. minta ijin di link ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbak.. tulisannya bagus bagus, ada juga yang bikin mupeng. minta ijin di link ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: David</title>
		<link>http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/comment-page-1/#comment-166</link>
		<dc:creator>David</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 14:22:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nancydinar.com/2008/06/18/di-hempas-badai/#comment-166</guid>
		<description>Shalom Mba Nancy ...
Setuju banget ... kita harus selalu siap untuk hal2 yang kita tidak bisa prediksi, makanya kita disebut laskar / prajurit ya? Seorang prajurit senantiasa berlatih tanpa harus tahu kapan dia berperang, karena yang penting dia siap.

Ngealantur sedikit, .. jadi inget kisah murid-murid Tuhan Yesus di saat mereka sedang naik perahu dan badai datang ( Lukas 8 ), sementara Tuhan Yesus sedang asik-asik tidur nyenyak ...

Murid ketemu masalah, mereka berseru kepada Tuhan, dan Tuhan menjawab. Sampai di sini sepertinya polanya sudah benar ya, manusia menghadapi masalah, untuk solusinya mereka datang kepada Tuhan. Bukankah Tuhan juga ngga suka kalau kita mengandalkan manusia?

Tapi apakah jawaban Tuhan kepada murid2 setelah ia menenangkan badai itu? ...lalu kata-Nya kepada mereka: &quot;Di manakah kepercayaanmu?&quot;   

Jadi di saat kita menghadapi badai kehidupan, mungkin persiapan mendasar yang harus kita lakukan adalah melatih iman kita untuk senantiasa percaya bahwa badai hanyalah sebuah nama yang berada di bawah nama Yesus. Sehinggan apapun juga konteks permasalahannya, kita sudah beriman dahulu...

Thanks untuk sharingnya mba,...:)
Gbu

Oh ya, blog saya pindah, tolong link nya di update ya mba nancy.



Berarti ada sesuatu yang seharusnya ada di dalam diri kita ( dan murid2 Tuhan pada saat itu ), yaitu iman.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Mba Nancy &#8230;<br />
Setuju banget &#8230; kita harus selalu siap untuk hal2 yang kita tidak bisa prediksi, makanya kita disebut laskar / prajurit ya? Seorang prajurit senantiasa berlatih tanpa harus tahu kapan dia berperang, karena yang penting dia siap.</p>
<p>Ngealantur sedikit, .. jadi inget kisah murid-murid Tuhan Yesus di saat mereka sedang naik perahu dan badai datang ( Lukas 8 ), sementara Tuhan Yesus sedang asik-asik tidur nyenyak &#8230;</p>
<p>Murid ketemu masalah, mereka berseru kepada Tuhan, dan Tuhan menjawab. Sampai di sini sepertinya polanya sudah benar ya, manusia menghadapi masalah, untuk solusinya mereka datang kepada Tuhan. Bukankah Tuhan juga ngga suka kalau kita mengandalkan manusia?</p>
<p>Tapi apakah jawaban Tuhan kepada murid2 setelah ia menenangkan badai itu? &#8230;lalu kata-Nya kepada mereka: &#8220;Di manakah kepercayaanmu?&#8221;   </p>
<p>Jadi di saat kita menghadapi badai kehidupan, mungkin persiapan mendasar yang harus kita lakukan adalah melatih iman kita untuk senantiasa percaya bahwa badai hanyalah sebuah nama yang berada di bawah nama Yesus. Sehinggan apapun juga konteks permasalahannya, kita sudah beriman dahulu&#8230;</p>
<p>Thanks untuk sharingnya mba,&#8230;:)<br />
Gbu</p>
<p>Oh ya, blog saya pindah, tolong link nya di update ya mba nancy.</p>
<p>Berarti ada sesuatu yang seharusnya ada di dalam diri kita ( dan murid2 Tuhan pada saat itu ), yaitu iman.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

