Coba bandingkan kehidupan Anda sekarang dengan lima tahun yang lalu:
Jika air matamu masih tercurah untuk masalah yang itu-itu juga tanpa ada penyelesaian, berarti Anda perlu untuk : ASK FOR MORE!
Jika Anda masih bergulat dengan tabiat buruk yang sama dan belum bisa mengendalikannya, ini tandanya Anda perlu : ASK FOR MORE!
Jika pekerjaan dan pendapatan yang Anda punya tidak mengalami kemajuan, tidak ragu lagi bahwa Anda perlu : ASK FOR MORE!
Jika Anda masih memiliki pelayanan yang sama tanpa menunjukkan buah-buah pelayanan, nyatalah Anda harus : ASK FOR MORE!
Jika pacarmu masih yang sama tanpa ada kata serius untuk menikah, jangan malu untuk : ASK FOR MORE! (LOL)
Jika kehidupanmu terasa membosankan, potensimu tidak berkembang, panggilan hidupmu tidak jelas, jangan tunda-tunda lagi untuk : ASK FOR MORE!
Jika ada mimpi yang belum terwujud, cita-cita yang kandas atau visi yang mulai pudar itu bangkitlah dan ASK FOR MORE !
Jika secara keseluruhan Anda tidak bahagia dengan hidup ini jangan tunggu lagi untuk : ASK FOR MORE!
Alasan mengapa engkau tidak mendapatkan adalah karena tidak meminta. Tuhan ingin agar anak-anaknya meminta supaya mereka bersukacita (Yoh 16:24).
Dan contoh yang Tuhan berikan untuk meminta kepadanya terdapat di Lukas 11:5-8.
Lalu kata-Nya kepada mereka: “Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, 6 sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; 7 masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara. 8 Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.
Seorang yang mendatangi rumah sahabanya untuk meminta roti. Karena sifatnya yang tidak malu ini, sahabatnya memberikan apa yang mintanya walaupun sebenarnya ia merasa terganggu. Sifat yang tidak tahu malu ini dalam NIV disebut ‘boldness’ atau keberanian.
Inilah tandanya jika permintaanmu jatuh pada kategori ini: jika orang-orang disekitarmu menganggap itu lucu, mustahil atau ‘malu-maluin’ . Atau jika Anda dicap sebagai tukang mimpi yang tidak tahu diri dan mengada-ada. Jika ini yang Anda alami maka itu juga yang Tuhan inginkan.
Tuhan ingin kita meminta sesuatu yang berani dan tanpa malu kepadaNya. Permintaan ini yang akan memberikan signifikasi status kita sebagai anak-anak Tuhan. Permintaan yang biasa-biasa untuk orang biasa tapi permintaan yang luar biasa untuk orang yang luar biasa.
Mintalah sesuatu yang di luar batasan-batasan kemampuanmu, karena jika Anda mampu maka Anda tidak perlu Tuhan. Lagipula itulah yang Tuhan inginkan bagi anak-anakNya agar mereka bisa mengembang ke kanan dan kekiri, dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa (Yes 54:2-4).
Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! 3 Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi. 4 Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah merasa malu, sebab engkau tidak akan tersipu-sipu.
Anyway, permintaan kita bisa saja malu-maluin saking ‘gede’nya tapi sebenarnya kita tidak akan mendapat malu pada saat semua itu diwujudkan Tuhan. (Yes 54:4).

Entries (RSS)