Archive for March, 2008

Pernah Anda merasakan lapar dan haus? Tentu saja. Tubuh kita terbiasa dengan perasaan ini apalagi pada saat-saat berpuasa.

Ada perkiraan yang mengatakan bahwa tubuh kita ini terdiri dari 80% air. Jadi selain dari otak, tulang dan beberapa organ lain, sebenarnya kita ini ada balon air berjalan.

Biasanya orang dapat bertahan hidup selama 7 hari tanpa makan tapi tidak tanpa minum.Kalau mau coba silakan saja. Bagaimana kalau saudara berhenti minum. Yang terjadi adalah, pikiran yang ngaco, kulit jadi bersisik, organ-organ vital menyusut.

Mata kita butuh air untuk menangis, mulut butuh air untuk mengunyah, kelenjar tubuh butuh air supaya suhu tubuh terkontrol, sel-sel tubuh butuh darah sebagai alat transportasi, sendi-sendi tulang butuh air supaya tidak karatan. Tubuh kita butuh air sama seperti ban mobil butuh udara.

Tubuh kita juga butuh makan. Dari makanan ini kita dapatkan kalori dan energi untuk beraktifitas. Zat-zat makanan seperti karbohidrat, vitamin dan mineral sangat penting untuk kelangsungan hidup kita. Kekurangan salah satu unsur ini juga menjadikan tubuh kita tidak seimbang dan mudah sakit, bahkan kematian.

Kalau kita tidak makan atau minum ada suatu alarm alami yang terjadi. Mulut kering, mata berkunang-kunang, lesu, pikiran jadi ngaco, ini semua adalah indikator bahwa ada yang kurang dalam tubuh kita. Dan biasanya kita tahu apa yang kita butuhkan.

Demikian juga dengan jiwa kita. Coba saja kalau jiwa kita kekurangan cairan, maka ada indikator-indikator yang muncul. Jadi temperamen, kawatir, sedih, putus asa, tidak ada harapan, mudah tersinggung, kesepian, dll. Ini semua adalah pertanda bahwa jiwa kita mengalami kekeringan. Dalam Matius 5:6, Yesus mengatakan berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran karena mereka akan dipuaskan.

Apakah yang lebih penting bagi manusia, selain dari pada waktu ia lapar diberi makan dan pada waktu ia haus diberi minum?

Jika anda sedang sekarat karena kehausan kemudian seseorang memberi selembar cek $1000, itu tidak akan berguna. Yang saudara butuhkan segera adalah air!!!

Jika anda sedang sekarat karena kelaparan kemudian seseorang memberikan permata mahal, juga tidak ada gunanya, karena yang saudara butuhkan segera adalah makanan!!!

Demikian juga jika jiwa kita kering. Hidup terasa hampa, tanpa tujuan, penuh kepahitan, dll. Yang saudara butuhkan segera adalah air dan makanan untuk jiwamu. Yesus mengatakan dalam Yoh 4:14, bahwa barangsiapa minum air yang ia berikan ia tidak akan haus selama-lamanya.

John 4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

John 6:48-51 Akulah roti hidup. Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidupyang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Kalau jiwa kita haus dan datang kepada Tuhan, maka jadikan Yesus seperti air yang saudara minum. Kalau kita minum kita tidak pernah bilang “Hai air, saya butuh 10 tetes untuk otak, 10 tetes untuk paru-paru, 50% untuk darah dan jantung…” Tapi kalau kita minum…biasanya minum saja. Dan air yang kita minum lebih tahu kemana ia akan pergi daripada kita. Ia tahu bagian tubuh mana saja yang butuh air dan berapa banyak.

Demikian waktu kita datang pada Yesus, tidak perlu mengatur Tuhan dengan berkata. Yesus tidak perlu pengarahan untuk membereskan hidup kita, yang ia butuhkan ada kesediaanmu. Jadi sepert air yang kita telan, waktu kita minta Dia menjadi Tuhan, itu juga berarti penyerahan kita akan KetuhananNya, dan biarkan Ia mengalir, mengatur hidupmu seperti yang Ia inginkan. Karena Ia lebih tahu apa yang kita butuhkan lebih dari kita mengenal diri kita.

Yang terpenting adalah kita mengenal tanda-tanda jiwa kita yang menjerit karena kehausan dan kelaparan akan Dia. Jangan biarkan atau abaikan, karena kalau kita lakukan itu maka yang terjadi, adalah kematian!!! Perasaan kita akan menjadi tumpul dan mati rasa.

Dan seperti kita memerlukan minuman dan makanan secara teratur setiap hari, demikian juga kita membutuhkan Dia, setiap hari.

Mengapa kalau puasa kita menjerit akan lapar dan haus, tapi kalau jiwa kita yang puasa dibiarkan…??

(disc: sebagian ide tulisan ini adalah saduran dari berbagai sumber)

Comments 5 Comments »

Saya dan suami sering ngobrol, seandainya sejak dulu kita tahu apa yang kita tahu sekarang, how wonderful it is! Dulu kami berdua yang kebetulan sekelas waktu duduk di SMA mengejar Perguruan Tinggi Negeri di tanah air karena selain prestisenya juga karena biayanya yang murah. Niat kami itu gagal. Saya sendiri, walau akhirnya kuliah di PTN tapi yang tidak terkenal.

Nah sekarang mata kami terbuka bahwa begitu banyak kesempatan yang terbuka untuk bersekolah di Luar Negeri terutama untuk yang Advance Study (Master dan Docorate). Sekarang walau ingin melanjutkan sekolah, tapi keadaan kadang tidak mendukung. Karena kesibukan pelayanan dan keluarga, rencana sekolah lagi jadi tertunda-tunda.

Saya ingin mengajak pembaca yang punya niat untuk melanjutkan sekolah ke LN tapi modalnya hanya mimpi sedangkan kocek kosong, jangan menyerah. Banyak kesempatan untuk itu. Saat ini saya attach Bea Siswa yagn ditawarkan oleh Seoul National University (the Most Prestigious University di Korea, Ranking IV di Asia). Coba saja siapa tahu inilah tempat Tuhan menempa Anda lewat jalur academic.

Tips:

  1. Just Try. Jangan takut atau keder untuk melamar Bea Siswa ke LN. Jika tidak mencoba kita tidak akan pernah tahu apa kita diterima atau tidak. Tidak ada salahnya kan untuk mencoba. Kalaupun akhirnya tidak jadi sekolah ke LN, pengalaman itu juga berharga.
  2. Be Diligent. Cari informasi yang lengkap dan jangan sungkan bertanya kepada yang berpengalaman terutama mengenai document-dokumen yang perlu disiapkan. Meskipun pihak Universitas biasanya sudah menjelaskan secara detail mengenai Admission Requirementnya, kadang untuk pemula butuh penjelasan atau bimbingan khusus.
  3. Be prepared. Kebanyakan universitas ini require TOEFL atau GRE, jadi perlu menyiapkan diri untuk mengikuti test ini. Memang butuh biaya yang tidak sedikit (biasanya $170/test), belum lagi jika harus mengikuti kursus. Tapi hasilnya bisa dipakai selama 2 tahun. Anda bisa melamar di beberapa universitas.
  4. Keep Dream About It. Mimpi melahirkan visi. Dan visi membangkitkan semangat juang. Banyak orang yang bersekolah di LN hanya dengan modal nekat, bukan karena banyak uang atau otaknya encer. Mereka adalah orang-orang yang mengejar mimpi mereka dan tidak akan diam sebelum meraihnya. Surround ourselves with people that have similar interest.
  5. Don’t Give Up. Kalau gagal sekali coba lagi dan lagi. Masih banyak peluang kalau kita tidak diterima di satu tempat. Peluang itu lewat kalau tidak dicari cari dan dimanfaatkan.

Ini adalah notice dari SNU untuk Bea Siswa. Selengkapnya dapat dibaca di sini.
(more…)

Comments 4 Comments »

Pada saat lahir seorang bayi memiliki 1.000.000.000.000 sel otak (neuron). Bandingkan dengan jumlah penduduk bumi abad 21 sebanyak 6.000.000.000. Ini berarti dalam kepala bayi terdapat sel otak sebanyak 166 kali lipat jumlah manusia yang tinggal di planet ini.

Tiap sel otak memiliki ratusan dan ribuan cabang atau tentakel yang mirip sekali dengan gurita yang berukuran mikro.

Masing-masing tentakel ini berisi jamur atau spina dendrit yang mengandung ribuan zat kimia. Inilah yang membawa pesan diantara sel otak, semua informasi dalam setiap pikiran, setiap pengalaman belajar, dan setiap daya ingat yang dimiliki.

Contoh:

Ketika kita berpikir, sebuah gelombang elektromagnetis bergerak turun ke cabang sel otak, memicu zat kimia di dalam salah satu jamur, yang kemudian dengan cepat menyebrangi jarak pendek untuk memicu zat kimia di dalam spina dendrit lainnya. Hal ini kemudian memicu respons elektromagnetis dari sel otak sebelahnya.

Proses ini berjalan terus sehingga membentuk jejak setapak yang menyerupai jejak setapak berliku-liku di dalam hutan besar. Dan kecepatan gerak zat kimia ini jika dilihat akan seperti air terjun Niagara.

Dan diselidiki jumlah jejak pikiran ini jika dibuat bentuk teks normal akan membentuk deretan angka sepanjang 10,5 juta km!

Dengan begitu banyaknya kemungkinan tersebut otak manusia, jika seumpama keyboard dapat memainkan ratusan juta juta melodi. Tidak seorangpun yang masih hidup yang pernah mendekati penggunaan otak secara maksimal. Kekuatan otak manusia ini tidak ada batasannya. (Petr Akhonin, Ilmuwan Otak).

Beda manusia normal dengan jenius…

“Rata-rata manusia menggunakan 3% kapasitas otaknya dan jenius menggunakan 4%”

Semua serangga, ikan, burung atau hewan memiliki sel otak yang sama dengan yang kita miliki. Hanya jumlahnya lebih sedikit. Jumlah sel otak yang dimiliki inilah yang menentukan kecerdasan satu makhluk hidup.

Bandingkan dengna seekor lebah…

Seekor lebah memiliki kurang dari 1.000.000 sel otak. (1/1000.000 jumalh yg dimiliki manusia).

Hal-hal yang dapat dilakukan oleh seekor lebah adalah:

Terbang, berkelahi, melihat, mendengar, mencium, mengecap, meraba, menyentuh, membangun rumah, mengendalikan suhu, menghitung, melindungi, kemampuan bernavigasi, berjalan, berlari, mengingat, bermain, mengasuh, berkembang biak, bekerja secara konstruktif dan kooperatif dalam sebuah komunitas.

Jika seekor lebah dengan jumlah sel otak kurang dari satu juta dapat melakukan semua itu, pikirkan apa yang dapat dilakukan oleh manusia!!

Pada waktu kecil dalam otak kita terjadi suatu ledakan. Saat itu setiap sel otak (neuron) yang jumlahnya berjuta-juta mengeluarkan sejumlah serat yang sangat halus dan kecil ke segala arah, mencari dan membuat sambungan dengan ribuan sampai puluhan ribu sel otak lainnya. Ini yang dinamakan interkoneksi. Proses ini kemudian berlanjut seterusnya seumur hidup. Pada saat lahir jumlah sel otak kita tidak akan bertambah lagi. Yang akan bertambah adalah jumlah interkoneksi inilah.

Fakta penting…

Yang menentukan kecerdasan seseorang bukan jumlah sel otaknya. Sel otak kita sudah memiliki kapasitas yang jauh lebih dari sekedar jenius. Namum, kecerdasan seseorang adalah jumlah interkonkesi sel otak ini. Jumlah interkoneksi ini sebagian besar ditentukan oleh mutu yang sangat baik dari Makanan Otak. Makanan Otak adalah Oksygen, Nutrisi, Kasih Sayang dan Informasi.

(Dari apa yang saya baca dibukunya TONY BUZAN “BRAIN CHILD”)

Catatan:

Tuhan memberikan manusia kemapuan yang tidak terbatas yang belum pernah ter-ekplopre oleh jenius paling pintar sedunia sekalipun. Tujuan semuanya itu agar manusia bisa menaklukkan dunia dan menjadi penguasa atas semua cipataanNya. Seharusnya manusia sadar bahwa kecerdasannya itu adalah anugerah Tuhan sebagai makhluk ciptaan yang mulia yang seharusnya dipakai untuk menyembahNya dan bukan untuk menentangNya.

Semakin banyak seseorang belajar, makan semakin ia tahu bahwa betapa sedikitnya apa yang telah ia ketahui.

Comments No Comments »

Para penggemar anjing sekalipun pasti tidak suka dengan tampang anjing yang satu ini. Tubuhnya kurus sehingga tulang rusuk nya yang berjajal tampak semua. Moncongnya panjang, sehingga lebih menyerupai moncong serigala daripada model moncong anjing peliharaan. Warna bulunya yang tipis adalah hitam kecoklatan, lebih tepat jika dibilang dekil. Wajahnya kelihatan sangar dan dan tidak ramah namun tidak ada orang yang berminat menjadikannya anjing penjaga karena ukurannya yang kecil. Dan yang terakhir anjing ini liar, tanpa pemilik! Ia senantiasa berkeliaran di samping halaman rumah kami yang luas. Tidak ada yang mau mendekatinya dan ia pun tidak ingin didekati siapapun.

Kesan saya pada anjing liar dekil itu adalah : sombong. Berbeda dengan anjing peliharaan lain yang imut-imut dan manja, menjilat-jilat kaki pemiliknya meminta kasih sayang, melakukan atraksi-atraksi yang menarik perhatian. Meskipun kebanyakan anjing-anjing peliharaan ini manja dan sombong tapi mereka memang pantas untuk dipuja.

Suatu hari anjing kurus jelek itu kelihatan mengandung. Oh my God, saya bahkan tidak tahu jenis kelamin binatang tak bertuan itu. Dan pada hari kami mengetahui bahwa anjing itu telah mengandung, malamnya ia melahirkan lima anak anjing yang lucu-lucu. Keadaan anak-anaknya tidak seperti induknya. Moncong mereka kelihatan lebih lucu, warna kulitnya juga indah-indah. Ada yang hitam, coklat, belang-belang, dan ada juga yang memiliki bulu bercampur warna-warna tersebut. Nyata bahwa pejantannya bukanlah anjing sembarangan. Mereka pasti lebih mewarisi kecantikan ayah mereka yang tidak ketahuan siapa.

Saya tidak bisa percaya kalau kelima anak anjing yang lucu tersebut pernah berada dalam perut anjing kurus itu. Satu-satunya yang membuat saya yakin adalah karena ia sedang menjaga kelima anaknya dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Induk anjing itu kelihatan berbeda pada saat merawat anak-anaknya. Naluri keibuannya membuat hati orang yang melihatnya iba. Dan karena adegan itu terjadi tepat dibawah jedela kamar tidur saya, maka saya berniat memindahkan mereka ke tempat yang lebih nyaman.

Karena tidak berani memindahkan mereka saya minta tolong adik saya untuk melakukannya. Dengan alat pengangkut darurat ia mendekati induk anjing dan anak-anaknya itu. Tinggal selangkah lagi sebelum tangannya menjangkau salah satu anak anjing tiba-tiba terdengar bunyi “GGGRRRRRRR!!!!!” Dengan mata merah dan penuh kemarahan induk anjing itu menatap mata adik saya seakan-akan berkata “Berani sentuh, Tanggung resikonya!” Niat baik kami akhirnya diurungkan. Dan sambil menunggu waktu yang tepat kami membiarkan mereka di tempat semula. Hanya saja kali ini kami memberikan makanan dan minuman untuk mereka.

Keesokan harinya, saya melompat bangun dari tempat tidur dan segera bersiap-siap untuk ke gereja pagi meskipun hampir terlambat. Saya berjalan melewati induk anjing dan kelima anaknya. Mereka sedang tidur dengan wajah damai dan bahagia. Kebahagiaan Sang induk karena bangga dengan kehadiran anak-anaknya, sedangkan anak-anak itu kelihatan tenang dan aman melekat di tubuh induknya. Sekilas saya melihat nampan berisi makanan dan minuman semalam telah kosong. “Pfuhhh..” dengan lega namun sedikit tergesa saya langsung berlari ke gereja.

Ibadah gereja kami dimulai jam 7 pagi dan biasanya selesai dalam waktu 3 jam kemudian. Setelah itu sebagai seorang pemudi yang aktif masih ada beberapa kegiatan lain yang tidak memungkinkan saya untuk pulang sebelum tengah hari. Dan setelah semua kegiatan selesai, waktu yang di tempuh dari gereja ke rumah sekitar 40 menit, sehingga hari itu saya baru bisa tiba di rumah hampir jam 2 siang. Sepanjang hari pikirannya saya selalu teringat anak-anak anjing yang lucu itu. Suatu saat induk itu tidak akan terlalu protektif lagi dan kami bisa mendekati anak-anaknya serta mengajak mereka bermain.

Setiba di rumah keadaannya sepi, orang-orang pasti sedang berpergian. Kaki saya melangkah melalui tempat dimana anjing-anjing itu berada dan ingin melihat keadaan mereka. Pasti orang rumah lupa memberi makan, kasihan pikir saya. Sedikit berlari saya mendapat mereka. Namun, pemandangan yang saya lihat sangat mencengangkan. Kelima anak anjing yang lucu itu telah meringkuk kehilangan nyawa. Ternyata tempat di bawah jendela kamar saya adalah tempat yang tidak terlindung sinar matahari. Sinarnya yang tanpa ampun itu telah mengeringkan tubuh kelima anak anjing yang baru hadir di bumi semalam.

(more…)

Comments 4 Comments »

Pernahkan saudara melihat seseorang yang ‘has it all’? Sukses dalam pelayanan, pendidikan, karir dan keluarga. Meskipun kelihatannya ia tidak memiliki alasan untuk itu atau ada lebih banyak orang yang berdasarkan kemampuan jauh melebihinya, kehidupannya benar-benar beruntung. Meskipun ngomong tak becus ia bisa berkhotbah dan membuat orang bertobat dengan mudahnya. Tanpa usaha keras ia bisa mendapatkan proyek besar atau tanpa pendidikan memadai ia bisa memilki karir bagus. Sementara kebanyakan orang harus merangkak dan bekerja keras, ia mendapatkan semua cuma-cuma.

Banyak yang menerima berkat cuma-cuma ini karena warisan yang diturunkan oleh orang tua, nenek atau buyutnya. Barangkali di garis keturunan orang ini ada ibu atau nenek atau tante yang dengan setia menabung atau berinvestasi. Investasi ini bukan berupa materi atau properti karena peninggalan semacam itu sangat mudah ludes. Ada bentuk tabungan atau investasi lain yang lebih panjang gunanya yaitu  kemurahan hati, pelayanan, doa syafaat , setia beribadah, dan lain-lain. Bagi Tuhan semua yang kita lakukan untukNya tidak akan pernah sia-sia (lihat 1 Kor 15:58).

Kalau saat ini saya bisa melayani Tuhan dan menikmati semua berkat Tuhan yang istimewa itupun saya percaya karena ada orang-orang yang telah berinvestasi, terutama mereka yang berada di garis keturunan saya. Waktu kecil karena sering dititipkan dirumah oma saya. Dari situ saya banyak belajar dan memperhatikan kehidupannya. Oma saya adalah janda pensiunan tentara yang sangat sederhana, berjuang untuk menghidupi ke lima anak dengan jumlah pensiun yang tentu saja tidak memadai. Namun, kesehariannya ia selalu mengucap syukur dan bukannya mengeluh.

Tidak banyak, atau kalau boleh dikata belum pernah saya bertemu orang yang saleh seperti oma saya ini. Meski tidak diberkati dengan harta melimpah beliau  tetap setia berdoa, beribadah , bahkan melayani Tuhan tanpa lelah. Pikiran, hati, dan perkataannya selalu dipenuhi dengan Firman Tuhan. Oma saya juga sangat takut Tuhan, hidup bukan untuk dirinya melainkan hidup untuk menyembahNya. Sekarang menjelang usia 87 masih sehat dan cantik serta semakin cinta Tuhan.

Setiap tahun waktu pulang berkunjung saya bertemu dengannya, ia selalu berkata “Mungkin tahun depan kita tidak jumpa lagi” (tahu kan maksudnya?).

Namun tahun ini beliau berkata: “Firman Tuhan berkata umur manusia 70 tahun dan kalau kuat 80. Saat ini oma hidup dalam usia bonus dari Tuhan. Oma sudah sering berdoa supaya dipanggil Tuhan, capek sudah, tapi kalau Tuhan beri umur panjang, ini supaya oma tetap berdoa untuk anak cucu.”

Berdoa adalah satu-satunya pelayanan yang bisa dilakukannya setelah beberapa tahun terakhir pendengaraan dan penglihatannya mengalami penurunan. Meski bukan pendeta atau penginjil, Oma saya berkhotbah hingga beliau beusia 80, melayani Tuhan di kebaktian kecil-kecil.

Tiba-tiba, Tuhan membuka mata rohani saya untuk mengenal seseorang ‘to whom the credits are due’. Inilah yang memberikan saya keberanian untuk step out dan rasa percaya diri bediri melayani Tuhan  karena saya tahu ada seseorang yang telah menabung untuk saya. Sekarang saya mewarisi berkat turunan dari apa yang telah dilakukannya bagi Tuhan selama berpuluh-puluh tahun dengan setia.

Saya menjadi lebih yakin dan optimis dengan panggilan dan visi yang Tuhan berikan karena saya tahu, this is not all about me. This is about God’s people and this is about people who paid the price. Sebaliknya saya pun tahu bahwa pelayanan kami adalah investasi terbesar yang bisa saya wariskan untuk anak cucu kami. Mereka akan jauh lebih diberkati dari apa yang telah kami terima sekarang.

Untuk itulah, betapa saya ingin mengajak umat Tuhan siapa saja yang membaca tulisan ini untuk tetap setia kepada Tuhan karena apapun yang kita kerjakan tidak akan sia-sia. Anak cucu kita akan mewarisi pelayanan apapun yang kita berikan dengan tulus kepada Tuhan. Kalau kutuk menurut Firman Tuhan diturunkan sampai turunan ke tiga dan keempat terlebih lagi berkat Tuhan. Dan kalau penyakti seperti darah tinggi, diabetes, bahkan kanker bisa diturunkan terlebih lagi pelayanan dan perbuatan baik kita. Tuhan kita setia dan adil, tidak pernah berhutang dan murah hati.

Comments 3 Comments »

Mengapa Tuhan memilih Salomo dan memberkatinya demikian rupa membuat para kritisi Kristen bingung dan bertanya-tanya. Lahir dari seorang ibu yang jelas-jelas merupakan hasil perbuatan dosa tercela, perkawinan orang tuanya bisa dikatakan aib yang memalukan. Namun, dari sekian anak-anak Raja Daud ialah yang terpilih.

Dari khotbah dan pengajaran yang sering saya dengar, Salomo mendapat semua ‘priveleges’ ini karena ia doanya yang sangat populer dalam meminta hikmat (baca 1 Raj 3). Demikianlah, entah berapa banyak orang Kristen yang jungkir balik telah menaikkan doa yang sama dengan harapan mendapatkan paling tidak sedikit dari ‘berkat’ Salomo ini. Sayangnya, banyak yang kecewa karena doa seperti ini ‘just not working’.

Mengapa Salomo mendapat anuegerah yang demikian besarnya?

1. It’s not about him, it’s about the people of God.

Berkat yang diterima oleh Salomo semata-mata bukan karena perbuatan, karakter, latar belakang Salomo yang memukau. Alkitab bahkan tidak pernah bercerita tentang siapa Salomo sebelum ia terpilih jadi raja yang memang tidak significant. Terpilihnya ia menjadi raja yang diberkati semata-mata karena ingin memberkati umatNya dan untuk itu ia bisa memakai siapa saja.

Mengapa Salomo dan bukan anak Daud yang lain? Karena Salomo tidak egois. Ia telah meminta sesuatu bukan untuk dirinya. Ia tidak meminta kekayaan, kekuatan atau nyawa musuhnya. Ia tidak meminta seuatu yang akan dipakai untuk kepentingan dirinya. Ia meminta sesuatu untuk kepentingan umat Tuhan.

Tuhan menjawab doa yang tidak egois. Tuhan memberkati orang yang ingin melayani umatNya. Ia memilih orang berdasarkan rencanaNya untuk menegakkan kerajaanNya.

2. It’s not about him, it’s about people who had paid the price.

Dibalik setiap kejayaan ada orang-orang yang telah membayar harganya. Dibalik setiap kemenganan ada pahlawan-pahlawan yang telah berkorban. Salomo menikmati kejayaan dan kemuliaan juga karena ada orang-orang yang telah membayar harga untuk itu.

Daud, ayahnya, adalah seorang yang sangat berkenan kepada Tuhan bahkan disebut sebagai biji mata Tuhan. Meski merupakan raja pilihan tetapi tidak pernah menikmati kejayaan seperti yang diterima Salomo. Tidak perduli berapa mazmur yang telah diciptakan sebagai tanda kasihnya kepada Tuhan; atau berapa banyak lagu yang diciptakan untuk menaikan pujian kepada Allahnya; atau berapa seringnya petikan harpa tanda penyembahannya, namun hidup Daud tidaklah lebih dari penderitaan. Ia harus terus lari dari teman, musuh, keluarga yang menginginkan nyawanya. Ia hidup dalam perang tanpa akhir, pengungsian dan tangisan. Semua yang ia berikan bagi Tuhan, bangsa dan keluarga tidaklah dinikmatinya hasilnya.

Namun demikian Tuhan adalah Tuhan yang adil yang tidak pernah berhutang. Meskipun Daud tidak menikmati berkat yang harus diterimanya, Tuhan tetap ‘preserved’ semuanya untuk diwariskan kepada anak cucunya. Inilah yang dinamakan sebagai berkat turunan. Dalam hal ini Salomolah yang kecipratan warisan terbesar.

Comments No Comments »

Louisiana Jones Acthitcountersite.com -->