Hari minggu Andi bersaksi bagaimana selama dua tahun ia jauh dari Tuhan. Dimulai dari beberapa masalah yang tidak dibereskan hingga mencapai puncaknya ketika ayahnya sakit dan meninggal. Saat itu ia penuh dengan rasa benci dan sakit hati serta menyalahkan Tuhan untuk semua yang terjadi. Ia kecewa karena kesetiaannya beribadah dan memberi tidak diperhitungkanNya.
Suatu saat ia mendengar Pastor Fernando berkhotbah dan berkata “Tuhan adalah Tuhan, Dia bukan pembantu kita yang bisa disuruh-suruh”. Andi terkejut karena Itulah yang terjadi padanya selama ini. Hatinya kemudian dijamah Tuhan kembali . Ia bertobat dan dipulihkan. Sekarang apa yang ia alami menjadi kesaksian untuk menguatkan dan mengingatkan saudara seiman.
Seringkali kita membatasi Tuhan dengan membuat ‘fixed plan’ dan meminta Tuhan turut bekerja. Kita kecewa karena Tuhan tidak menjawab doa atau mengabulkan permintaan. Dada kita penuh kemarahan karena Tuhan mengabaikan apa yang kita anggap penting dalam hidup, mengambil orang yang kita sayangi, membuat bisnis bangkrut, memberi pekerjaan yang tidak memuaskan atau mengaruniakan pasangan yang tidak dicintai. Tuhan juga mengijinkan sakit hati, penolakan, ketidakadilan, pengkhianatan, kepahitan, dan kekecewaan. Semua yang buruk terjadi dalam hidup dan kita menganggap Tuhanlah yang bertanggung jawab. Begitulah kira-kira apa yang dialami banyak orang Kristen saat ini.
Ada beberapa tipe orang Kristen yang berada disekitar kita dan bagaimana reaksi mereka terhadap kekecewaan:
Tipe Pelanggan (Costumer)
Orang Kristen tipe ini menganggap dirinya adalang pelanggan dan Tuhan adalah produsen atau penjual. Pelanggan mencari kepuasan dan produsen wajib memenuhinya. Mereka akan mudah berubah atau segera berpaling jika keinginannya atau kepuasannya tidak terpenuhi. Buat mereka ke gereja atau jalan-jalan, berdoa atau ngobrol dengan teman, baca Firman Tuhan atau nontn TV, ikut Care Group atau shopping, semua pilihan diambil sesuai dengan suasana hatinya. Orang Kristen tipe ini menjadikan Tuhan dan gereja hanya berupa options.
Tipe Penagih Hutang (Debt Collector)
Pernah mendengar orang Kristen yang berdoa seperti ini : “Tuhan saya klaim janjiMu!?” atau”Tuhan Engkau sudah berjanji…?!”, “Tuhan kami ingatkan akan FirmanMu!”, mereka adalah tipe penagih hutang. Tuhan berjanji untuk memberkati, Tuhan berjanji untuk menyembuhkan, Tuhan berjanji untuk memberi kesuksesan danTuhan berjanji untuk memberi hidup kelimpahan. Tuhan sudah berjanji dan Tuhan berhutang, tugas orang-orang ini adalah mengingatkan Tuhan –yang barangkali lupa- tentang apa yang telah dijanjikannya. Mereka kecewa jika Tuhan gagal memberikan seperti apa yang mereka minta.
Tipe Pekerja (Worker)
Ada juga orang Kristen yang tipe pekerja yang melakukan kewajibannya sekedar untuk menerima upah. Selama upahnya sesuai ia akan terus bekerja. Ke gereja, melayani, memberi, bersaksi, apa saja ia mau lakukan untuk Tuhan karena dalam hatinya ia tahu , Tuhan akan memberkatinya. Sayangnya jika upah yang diterima tidak memuaskan lagi atau ada tawaran lain yang lebih menggiurkan, ia juga akan berpaling dan meninggalkan imannya. Seringkali ia juga mengaggap Tuhan adalah boss yang tidak adil dan tidak berbelas kasihan. Orang Kristen tipe pekerja sangat mudah dikecewakan dan merasa tidak puas terutama jika ia merasa tidak diberkati atau pelayanannya tidak berhasil.
Tipe Pengelolah ( Manager)
Seorang manager bekerja sebaik-baiknya untuk pemilik perusahaan. Ia membuat perencanaan, mengorganisir, mengambil tindakan ,mengevaluasi, memberdayakan dan sebagainya. Ditangannya ada tanggung jawab yang besar untuk kemajuan perusahaan. Dan ia tahu kalau ia bukan pemilik. Hanya saja, seorang manajer juga seorang upahan, meskipun pada level ini tidak semua orang berorientasi pada berkat dan materi semata-mata. Tujuan mereka adalah karir, nama dan prestasi . Mereka mencari penghormatan, penghargaan dan pengakuan. Jika itu tidak didapatkannya, ia juga bakal kecewa.
Tipe Pemilik (Owner)
Pemilik dapat melakukan apa yang diinginkannya. Ia bisa membeli bisa juga menjual. Ia mempunyai kebebasan karena ia pemilik. Orang Kristen yang sadar bahwa mereka adalah anak, pewaris, dan pemilik kerajaan Surga hidupnya bebas dan merdeka. Hanya saja, bagi orang tipe ini ada resikonya: jika ia menganggap Tuhan adalah Bapa seperti yang dimilikinya di bumi, tidak sempurna dan seringkali mengecewakan, Bapa di surga menjadi refleksi bapa duniawinya. Kita sering mendengar orang yang kecewa pada orangtuanya demikian juga orang tua yang mengecewakan anaknya, tidak heran banyak anak Tuhan yang juga kecewa dengan Bapanya di surga.
Tipe “Yes Sir”
Tipe yang terakhir ini adalah pilihan saya. Mereka tipe orang Kristen jenis Asal Bapa Senang (ABS), yang selalu berkata “Yes Sir, whatever You want I will follow”, “Yes Sir whatever it takes I will obey”. Mereka membangun kepercayaan dan ketaatan atas iman. Hati mereka adalah hati seorang hamba. Apapun yang terjadi tidak akan membuat mereka kecewa karena tidak sepatutnya hamba kecewa kepada tuannya. Itu yang mereka yakini.
Puji Tuhan, orang Kristen yang berhati hamba bukanlah orang-orang yang paling miskin, merana, terpenjara atau tidak punya hak. Justru mereka adalah orang yang paling berbahagia dan diberkati. Hati mereka tidak dikotori dengan egoisme dan ketamakan. Seluruh keberadaan mereka adalah untuk Tuhan. Menyenangkan hati Tuhan adalah sumber sukacita mereka. Tentu saja mereka adalah orang paling puas dan memiliki segala-galanya.
Anak kami Joel adalah anak yang sangat pengertian dan tidak banya menuntut. Sejak lahir ia paling mudah menyesuaikan diri baik dengan orang, tempat, makanan atau suasana baru. Ia menerima dan tidak banyak protes. Kesenangannya adalah robot, bermain, menonton, menggambar, semuanya tentang robot. Kalau kami belanja ke mall, ia senang mampir ke tempat mainan anak-anak sekedar untuk melihat dan menjamah mainan kesayangannya. Jarang kami membeli dan ia tahu. Buatnya melihat saja sudah cukup. Waktu kami punya uang lebih dan membelikan mainan kesukaannya, sukacitanya melimpah ruah. Ia sangat berterima kasih dan tingkahnya menjadi lebih manis. Meskipun ia tidak pernah memaksa untuk membelikan mainan baru, kami suka membuat ia senang dan melihat reaksinya. Saat ini Joel punya banyak mainan robot, meski ia jarang meminta.
Tuhan juga jatuh hati dengan anak-anaknya yang manis dan tidak banyak menuntut. Ia senang dengan mereka yang percaya bahwa Tuhan sanggup memenuhi semua kebutuhannya. Ia bangga dengan orang-orang yang yakin bahwa Tuhan memiliki maksud untuk setiap kejadian. Ia memberkati orang-orang yang tahu bahwa manusia adalah manusia dan Tuhan adalah Tuhan.
Tags: Character



November 2nd, 2007 at 7:00 pm
kak…artikelnya bagus bangat, sangat memberkati aku.
dulu sewaktu baru2 bertobat aku masih yang Tipe Penagih Hutang (Debt Collector).
tapi setelah mengerti semuanya apa Tujuan Hidup saya, pilihanya saya jadi Tipe “Yes Sir”
thanq kak..
GBU