Nancy Dinar on October 19th, 2007

Adakah orang Kristen yang hidupnya tidak beruntung? Keluarganya sederhana, usahanya tidak berhasil dan pendidikannya tidak tinggi. Otaknya tidak cemerlang, wajahnya pas-pasan atau bakatnya tidak berkembang. Hidup mereka setia dan penuh dedikasi dan ia tidak pernah absen menunjukkan wajahnya pada setiap kegiatan gereja. Orang tua bahkan kakek neneknya adalah pengunjung aktif, demikian juga ia dan saudara-saudaranya. Seluruh keluarganya terkenal beragama, jujur tidak neko-neko dan menjauhi kriminalitas. Dari segi materi kehidupan mereka prihatin, dari segi popularitas mereka tidak terkenal, dari berbagai segi mereka tidak berarti. Untuk ukuran dunia mereka tidak terpakai.

Meskipun gambaran di atas kelihatan ekstrim bagi kebanyakan orang namun jika ada yang bertanya, Adakah orang-orang yang mengenal Tuhan dan hidup sepeti itu? Jawabannya : ADA.

Adakah orang fasik yang hidupnya sangat beruntung? Keluarga yang harmonis, usaha yang berhasil lulusan sekolah ternama. Siswa berprestasi karena otaknya cemerlang, penampilan yang cantik dan tampan, memiliki berbagai bakat dan talenta. Meskipun demikian mereka tidak mengenal Tuha n apalagi ke gereja dan menjadi aktifis gereja . Orang tua mereka pebisnis terkenal, dari kakek nenek mereka selalu mengukir cerita sukses. Keluarganya terkenal ditengah masyarakat sebagai yang ‘istimewa’, ‘royalty’, ‘bangsawan’, ‘orang kaya’, orang pintar’, ‘famous’ dsb. Cerita tetang mereka selalu ditunggu-tunggu. Paparazi dan wartawan infotainement mendapat makan dari kabar tentang mereka. Dari segi materi mereka berkelimpahan, popularitas jangan ditanya ,dari berbagai segi mereka unggul. Untuk ukuran dunia mereka adalah fairy tale.

Meskipun gambaran di atas kelihatan ekstrim bagi kebanyakan orang namun jika ada yang bertanya, Adakah orang-orang yang tidak mengenal Tuhan dan hidup sepeti itu? Jawabannya : ADA.

Hanya saja, bagi yang mempertanyakan keadilan Tuhan harus juga mengerti kedaulatanNya.

Apakah tidak ada sesuatu yang buruk terjadi dalam kehidupan orang-orang fasik terutama jika mereka adalah orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang memakai berkat ciptaaan Tuhan untuk kepentingan pribadi? Jika mereka adalah pemimpin yang korup yang beria-ria atas penderitaan orang lain? Jika mereka adalah orang yang congkak, tidak jujur, semena-mena, tidak bermoral dan tidak peduli agama?

Tidak adakah sesuatu yang buruk menjadi bagian mereka? Tidak adakah hukuman bagi mereka dari Tuhan yang maha adil sewaktu mereka hiudp?

Jawabannya : TIDAK ! tidak ada yang buruk yang mereka alami. Kenyataan bagi orang yang tidak mengenal Tuhan sudah merupakan yang TERBURUK dalam hidup mereka. Buat orang-orang congkak dan melupakan Tuhan sejenak dapat berkata “ I don’t need Him anyway”. Untuk sementara mungkin memiliki hidup yang sukses, namun semua itu hanya sementara. Tidak peduli bagaimana berhasilnya hidup seseorang, tanpa Tuhan ia tidak akan bisa menikmati semuanya.

Sebab engkau telah melupakan Allah yang menyelamatkan engkau, dan tidak mengingat gunung batu kekuatanmu. Sebab itu sekalipun engkau membuat taman yang permai dan menanaminya dengan cangkokan luar negeri, sekalipun pada hari menanamnya engkau membuatnya tumbuh subur, dan pada pagi mencangkokkannya engkau membuatnya berbunga, namun panen akan segera lenyap pada hari kesakitan dan hari penderitaan yang sangat payah. (Yesaya 17:10-11)

Tags:

One Response to “Adilkah Tuhan?”

  1. It’s gratifying to see not only that such positive things happen, but that they are being REPORTED.

Leave a Reply